Senin, April 15, 2024
Google search engine
BerandaAcehSilaturrahmi Ramadhan UUI, Momen Berbagi dan Intropeksi Tingkatkan Kehambaan Diri

Silaturrahmi Ramadhan UUI, Momen Berbagi dan Intropeksi Tingkatkan Kehambaan Diri

Banda Aceh  (Waspada Aceh) – Dalam semarak Ramadhan, Universitas Ubudiah Indonesia (UUI) mengadakan acara silaturrahmi dan buka puasa bersama yang bertemakan “Tingkatkan Kehambaan Diri kepada Allah (Al-Ubudiyah)”  Sabtu sore, (30/3/2024).

Acara berlangsung  di aula UUI yang dihiasi dengan ragam nuansa dekorasi biru dan putih, menciptakan suasana yang tenang dan sejuk,  juga diiringi dengan latar musik islami.

Rektor UUI, Prof. Adjunct Dr. Marniati, dalam sambutannya, mengajak civitas akademika untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT, menjunjung tinggi nilai taqwa, dan taat menjalankan perintah serta larangan-Nya. Dia  juga mengatakan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah sebagai bukti kehambaan.

Di segala aktivitas civitas akademika dalam mendidik mahasiswa membentuk generasi  berkualitas dalam mebangun Aceh kedepan tentu hanya karena Allah SWT.

“Dengan ini munculah sifat ikhlas dan keridhaan atas segala tindakan yang kita lakukan untuk kebaikan putra putri Aceh tercinta,” tuturnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, UUI juga memberikan penghargaan dan santunan berupa bingkisan kepada penerima beasiswa, anak yatim,  kaum dhuafa, dan staf di UUI.

Pada kesempatan itu,  Ustadz Zul Arafah  menyampaikan tausiah, zikir, dan  juga memimpin doa bersama.

Dalam tausiahnya Ustadz Zul Arafah menyampaikan terkait dahsyatnya istigfar,  istighfar memiliki kekuatan yang luarbiasa. Oleh sebab itu perbanyaklah beristigfar

“Perbanyaklah istighfar, karena apapun masalahnya, solusinya adalah dengan banyak istighfar. Istighfar memiliki kekuatan untuk membuat kita kaya, melunasi hutang, itulah betapa dahsyatnya istighfar,” tuturnya.

Ustaz Zul mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan taubat, bulan penuh ampunan, momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan bertaubat.

Di balik kata istigraf itu “Satara” ampuni maafkan seluruh doa-doa hamba. Berani berbuat berani bertanggungjawab.  Makna kedua astagfirullah “islah” koreksi hamba , bimbing hamba.

“Apalagi di Ramadhan ini merupakan  bulan taubat. Momentum bulan ramadhan tahun 2024 ini masih ada 11 hari lagi. Allah masih beri kesempatan  bertaubah di bulan suci ramadhan. Tidak ada karunia paling indah kecuali kesempatan untuk bertaubat. Ambilan jangan sia-siakan,” tuturnya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER