Kamis, April 3, 2025
spot_img
BerandaEkonomiSelama PON XXI/2024 Wilayah Aceh, Total Transaksi Tarik Tunai Capai Rp8,65 T

Selama PON XXI/2024 Wilayah Aceh, Total Transaksi Tarik Tunai Capai Rp8,65 T

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Informasi dan laporan data transaksi perbankan (BUS/UUS) selama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, khususnya Wilayah Aceh, mencatat telah terjadi transaksi yang cukup besar dengan total Rp8,65 triliun.

Jumlah tersebut melalui penarikan tunai via ATM/CRM Rp2,31 triliun dan Teller Rp6,34 triliun. Sementara setoran tunai via ATM/CRM dan Teller mencapai Rp7,96 triliun.

Informasi ini disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK Provinsi Aceh, Daddi Peryoga, kepada Bappeda Aceh, Jumat (20/9) kemarin di Banda Aceh.

Selain itu, kata Daddi, ada transaksi tunai dan transaksi keuangan melalui elektronik/ digital. Angkanya juga tercatat cukup tinggi dengan total transaksi yaitu, Electronic Data Capture (EDC) mencapai Rp15,45 miliar. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mencapai Rp65,58 miliar.

“Kehadiran Agen Laku Pandai Perbankan di wilayah kecamatan dan desa/gampong di seluruh Aceh, juga memberikan kontribusi transaksi cukup tinggi yaitu, total transaksi setor tunai melalui Agen Laku Pandai mencapai Rp1,69 triliun,” jelas Daddi.

Terkait kabar negatif, OJK Perwakilan Aceh mengaku sampai saat ini belum ditemukan adanya permasalahan signifikan. Terutama terhadap isu serta pengaduan mengenai layanan dan penyediaan uang tunai oleh perbankan di Aceh.

Ini sesuai periode pemantauan yakni, pra atau sebelum pembukaan PON tanggal 1 sampai 8 September 2024. Kedua, saat pembukaan PON (9 September 2024) dan paska pembukaan PON, 10-19 September 2024.

“Distribusi transaksi pada rentang waktu tersebut relatif merata dan baik,” sebut Daddi.

Nah, atas kondisi ini, perbankan (BUS/UUS) di Aceh dinilai cukup berhasil bersinergi dan berkolaborasi, mendukung Pemerintah Aceh untuk menyukseskan kelancaran transaksi keuangan PON XXI/2024.

Semua itu dibuktikan dengan pelayanan transaksi perputaran uang yang relatif cukup tinggi dan berbagai pelaksanaan event yang melibatkan UMKM lokal dengan perkiraan dapat mempengaruhi peningkatan pertumbuhan ekonomi Aceh pada Triwulan III/2024 berjalan. (b03)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER