Satpol PP Banda Aceh Amankan 2 Pasangan, 1 Orang Terindikasi Gunakan Narkoba 

    BERBAGI
    Dua pasangan dan satu laki-laki saat dibawa ke Polresta Banda Aceh. (Foto/Kia)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh mengamankan dua pasangan dan satu laki-laki lainnya yang terindikasi menggunakan narkotika jenis sabu di Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin (24/1/2022).

    Diketahui dua pasangan tersebut berinisial, HI, 24, warga Pulo Aceh, pekerjaan sebagai buruh harian lepas, remaja bawah umur beralamat Kota Lhokseumawe, berstatus sebagai pelajar, SV, 18, warga Pidie, pekerjaan swasta dan PF, 23, warga Kota Langsa status belum bekerja.

    Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Ardiansyah mengatakan, pada hari ini, anggota Satpol PP dan WH melakukan patroli giat rutin menyisir ke arah objek wisata.

    “Kebetulan tadi melintas di jalan Ulee Lheue menuju arah Gampong Jawa. Di situ terlihat satu mobil yang mencurigakan berhenti. Terus dihampiri oleh anggota kita, satu orang kabur. Tinggal dua pasangan dan satu cowok yang terindikasi menggunakan narkoba,” jelasnya.

    Ardiansyah mengungkapkan, berdasarkan barang bukti, laki-laki yang duduk di tengah sedang menggunakan sesuatu yang diduga sabu.

    Jadi, karena ada barang bukti sabu maka untuk tahap selanjutnya, ucap Ardiansyah, akan diserahkan kepada pihak yang berwenang (kepolisian) untuk melakukan penyidikan lebih dalam.

    “Itu merupakan ranahnya kepolisian maka kita bekerjasama dengan pihak Polresta Banda Aceh terutama Satres Narkoba untuk bisa menindaklanjuti lebih lanjut,” terang Ardiansyah.

    Jika pelanggaran yang dilakukan khalwat dan mesum itu merupakan ranah dari WH Kota Banda Aceh. Namun karena adanya barang bukti lain, maka Ardiansyah menyebut ada pihak berwajib yang menangani.

    Adapun pelanggaran syariat sendiri, otomatis kalau sudah berdua-duaan , ucap Ardiansyah, sudah terindikasi pelanggaran syariat yaitu terjadi khalwat.

    Diketahui saat ini, dua pasangan dan satu laki-laki lainnya itu sudah diserahkan kepada pihak Polresta Banda Aceh. (Kia Rukiah)

    BERBAGI