BerandaBeritaRudal Khorramshahr-4 Iran Porak-Porandakan Tel Aviv

Rudal Khorramshahr-4 Iran Porak-Porandakan Tel Aviv

Teheran (Waspada Aceh) – Pada Jumat (6/3/2026) waktu setempat, serangan rudal terbaru Iran memicu gelombang ledakan serius di seluruh wilayah ibu kota Tel Aviv, Israel, sehingga semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Stasiun televisi pemerintah Iran menyatakan bahwa Teheran telah menembakkan rudal ke sasaran di “jantung Tel Aviv”.

Jurnalis AFP yang berada di Tel Aviv juga melaporkan mendengar dua gelombang ledakan yang hampir bersamaan menggema di seluruh kota. Selain itu, jejak roket juga terlihat menerangi langit di Netanya, sebuah kota di utara Tel Aviv yang terletak di pantai Mediterania Israel.

Setelah serangan tersebut, layanan darurat Israel Magen David Adom segera mengerahkan tim untuk mengunjungi beberapa lokasi yang dilaporkan terkena dampak guna mengecek korban. Namun, hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka.

Polisi Israel juga dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menangani masalah evakuasi proyektil yang jatuh di wilayah Israel tengah serta memeriksa dan mengamankan lokasi tersebut.

Di daerah perumahan dekat pusat bisnis Tel Aviv, petugas pemadam kebakaran sedang berjuang memadamkan api yang dipicu oleh puing-puing roket yang jatuh.

Rudal Iran juga dilaporkan menghantam Bandara Ben Gurion, bandara internasional utama Israel. Beberapa rekaman video yang beredar di platform seperti Telegram dan X memperlihatkan kobaran api serta asap tebal membumbung tinggi dari area bandara.

Menurut berbagai laporan, rudal yang digunakan dalam serangan itu adalah Khorramshahr-4, salah satu rudal balistik jarak jauh milik Iran yang memiliki hulu ledak besar dengan berat sekitar 1 ton. Namun, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim berhasil mencegat sebagian rudal tersebut.

Serangan balasan rudal Iran ini terjadi pasca seminggu setelah serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat yang dimulai pada 28 Februari lalu. Serangan gabungan tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan memicu kemarahan besar di kalangan pemerintah dan rakyat Iran. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER