BerandaBeritaRudal dan Drone Iran Masih Terus Hujani Tel Aviv dan Haifa

Rudal dan Drone Iran Masih Terus Hujani Tel Aviv dan Haifa

Jakarta (Waspada Aceh) – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik kritis ketika sirene peringatan serangan udara berbunyi merata di seluruh Kota Tel Aviv, Israel,
pada Rabu dini hari (11/3/2026).

Republik Islam Iran meluncurkan serangan rudal skala besar yang menghujani ibu kota Israel tersebut sebagai bentuk balasan atas serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Memasuki hari ke-12 eskalasi konflik, rekaman video menunjukkan sistem pertahanan udara Israel aktif mencegat sebagian rudal di wilayah langit kota. Pada saat yang sama, warga dan pemukim setempat segera melakukan evakuasi diri ke bunker-bunker perlindungan untuk menghindari dampak ledakan yang mungkin terjadi.

Serangan balasan ini merupakan tanggapan langsung terhadap operasi militer gabungan AS dan Israel. Operasi tersebut mengakibatkan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.

Menurut keterangan dari Teheran, serangan yang melibatkan rudal dan drone tidak hanya menargetkan wilayah Tel Aviv, melainkan juga berbagai fasilitas serta pangkalan militer Israel dan Amerika Serikat di seluruh kawasan Timur Tengah.

Selain serangan terhadap Tel Aviv, Angkatan Darat Republik Islam Iran mengumumkan bahwa armada drone angkatan udara mereka berhasil menyerang sejumlah fasilitas vital di kota Haifa. Target serangan meliputi kilang minyak, fasilitas gas, dan tempat penyimpanan bahan bakar yang dimiliki rezim Israel.

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan, Angkatan Darat Iran menegaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai balasan atas serangan yang dilakukan pihak Zionis terhadap depo minyak Iran. Mereka menyatakan bahwa pertempuran melawan Amerika Serikat dan Zionis Israel yang disebut sebagai “pembunuh anak-anak” akan terus berlanjut hingga tercapai “kemenangan akhir” dan kebenaran dapat mengalahkan kebathilan.

Sementara itu, situasi di ibu kota Iran, Teheran, juga sempat menjadi pusat perhatian setelah serangan AS dan Israel menghantam Jalan Raya Martir Bagheri pada Selasa (10/3/2026). Insiden tragis tersebut menyebabkan korban jiwa sebanyak empat orang dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER