Banda Aceh (Waspada Aceh) – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) bekerja sama dengan Dompet Dhuafa dan LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sadaqah Nahdlatul Ulama) menyediakan posko dapur umum dan menyalurkan paket sembako sebanyak 1.300 warga yang terdampak banjir di Aceh.
Hal tersebut sebagai upaya meringankan beban para korban bencana di Sumatera, serta mendukung proses pemulihan pasca bencana di wilayah terdampak.
President Director Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, mengatakan seluruh keluarga besar Prudential Syariah turut prihatin atas bencana yang menimpa masyarakat di Sumatera.
“Langkah yang kami lakukan tidak hanya sebatas memberikan bantuan darurat, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai syariah yang menjadi landasan Prudential Syariah, yaitu saling tolong menolong, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” jelasnya kepada media Selasa (16/12/2025).
Melalui kolaborasi dengan lembaga sosial terpercaya, Prudential Syariah memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci dalam memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
“Upaya ini merupakan salah satu bentuk komitmen kepedulian kami kepada masyarakat terdampak. Selain itu, kami ingin memastikan bahwa para korban mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan dan kami percaya bahwa ketika kita bergerak bersama, pemulihan akan menjadi lebih cepat,” jelas Iskandar.
Sebagai bentuk respons cepat di lapangan, Prudential Syariah telah menyalurkan bantuan ke beberapa titik terdampak di wilayah Aceh seperti Kuala Simpang dan Kabupaten Tamiang.
Prudential Syariah berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membantu masyarakat terdampak bencana, baik selama masa tanggap darurat bencana maupun nanti pada tahap pemulihan pasca bencana. Inisiatif ini mencerminkan kepedulian berkelanjutan untuk mendukung ketahanan komunitas dan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Selain memberikan bantuan jangka pendek, Prudential Syariah juga menegaskan komitmennya terhadap pemulihan jangka panjang untuk masyarakat Aceh. Inisiatif kemanusiaan ini diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat ketahanan komunitas dan mendorong masyarakat terdampak agar dapat bangkit kembali dengan lebih kuat dan berdaya.
“Kami percaya bahwa melalui tindakan nyata dan kepedulian bersama, kita bisa membantu membangun hari esok yang lebih baik bagi masyarakat, melindungi lingkungan, jiwa, dan masa depan generasi mendatang,” tutup Iskandar. (*)



