Rabu, Mei 29, 2024
Google search engine
BerandaKulinerPoltekpar Medan Kenalkan Home Industri Kopi Simalungun

Poltekpar Medan Kenalkan Home Industri Kopi Simalungun

Medan — Kuliner merupakan salah satu aspek yang tidak bisa lepas dari dunia pariwisata, bahkan dapat menjadi salah saru faktor utama untuk menjadi alasan seseorang melakukan perjalanan. Beberapa tahun terakhir kopi menjadi salah satu minuman yang menjadi daya tarik sebuah daerah.

“Mahasiswa Poltekpar Medan kita bekali dengan pengetahuan kopi. Apalagi kopi menjadi salah satu usaha yang sangat komersil dan sangat diperhitungkan,” kata Anwari Masatip, Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Sabtu (2/11/2019).

“Konsep wisata alam (back to nature) akan lebih banyak dibutuhkan saat ini bila di bandingkan dengan non-nature, terutama untuk wisatawan mancanegara,” tambahnya.

Mahasiswa Jurusan Pengelolaan Perhotelan baru ini melakukan kunjungan industri ke Sabas Kopi Simalungun dan Hotel Inna Parapat. Kegiatan berlangsung pada 25 -26 Oktober 2019.

Kopi Sabas merupakan home industry yang bergerak dalam produksi kopi dan saat ini telah memproduksi kopi dengan merek Sabas. Industri ini mulai digagas sejak tahun 2015.

Dalam kunjungan ke Sabas Kopi mahasiswa diajarkan bagaimana proses pembuatan kopi dan memanfaatkan kopi untuk berwirausaha yang inovatif sehingga dapat menarik perhatian para wisatawan untuk berkunjung. Apalagi saat ini kopi Simalungun sudah terkenal baik di dalam maupun luar negeri. Sabas Kopi memproduksi kopi jenis arabika.

“Wirausaha saat ini merupakan hal yang penting untuk mahasiswa. Masa kini merupakan usia yang sangat produktif terutama menghasilkan ide-ide baru. Kunjungan industri ini dipastikan dapat memberikan inspirasi kepada mereka untuk menumbuhkan ide atau gagasan baru untuk memanfaatkan sumber daya yang ada,” kata Ni Wayan Giri, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata.

Di Hotel Inna Parapat mahasiswa melihat langsung bagaimana proses bekerja di hotel dimulai dari bagian front office, house keeping serta food and beverage.

Kegiatan Industri ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa secara formal berdasarkan kurikulum pendidikan pariwisata dan pembelajaran informal yang memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa.(sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER