Senin, Juni 24, 2024
Google search engine
BerandaPolres Aceh Selatan Dalami Insiden 8 Penambang Tertimbun Tanah Runtuh

Polres Aceh Selatan Dalami Insiden 8 Penambang Tertimbun Tanah Runtuh

Tapaktuan (Waspada Aceh) – Kepolisian Resort (Polres) Aceh Selatan, masih mendalami insiden tertimbunnya delapan penambang batu emas. Dua di antaranya meninggal dunia.

Insiden tersebut terjadi di lokasi bekas tambang biji besi PT. PSU Gampong Simpang Dua, Kecamatan Kluet Tengah, Aceh Selatan, Minggu (15/3/2021).

“Masih kita dalami, apakah ada kelalaian dalam insiden itu dan kasus ini kita serahkan ke penyidik,” kata Kapolres Aceh Selatan, AKBP Ardanto Nugroho, di Tapkatuan, Rabu (17/3/2021).

Dia mengatakan, Polres Aceh Selatan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi meninggalnya dua penambang batu emas tersebut, Selasa (16/3/2021).

“Kami lakukan pemasangan police line, mengumpulkan barang bukti dan mengamankan lokasi serta meminta keterangan warga yang melihat kejadian itu,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian tersebut saat korban melakukan penggalian atau pencarian batu emas di bekas galian PT PSU tersebut. Kemudian terjadi kecelakaan tertimbun tanah dalam lobang galian yang runtuh.

Dari delapan orang penambang emas, dua penambang bernama Alkindi Nur, 47, warga Gamping Pulo Kambing, Kluet Utara dan Muswardi, 27, warga Tepian Gajah Kecamatan Pasie Raja, Aceh Selatan, meninggal dunia.

Sementara tiga orang penambang emas, masing-masing Razali, 36, warga Ie Pirah dan Al Hafid Danil Ulia Rafi, 21, Baro Kec, Pasie Raja, Satriwan, Silolo, Pasie Raja, mengalami luka berat. Sementara tiga penambang lainnya mengalami luka ringan.(Faisal)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER