Rabu, Juli 17, 2024
Google search engine
BerandaPlt Gubernur Aceh: Bahaya Narkoba Perlu Masuk dalam Kurikulum Pendidikan

Plt Gubernur Aceh: Bahaya Narkoba Perlu Masuk dalam Kurikulum Pendidikan

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan, bahaya narkoba perlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan, mengingat peredaran narkoba di Aceh yang semakin meluas.

Bahkan hampir 80 persen narapidana yang dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Aceh adalah terpidana kasus narkoba, kata Nova Iriansyah dalam sambutan tertulis dibacakan Kepala Kesbangpol Aceh usai pelantikan Pengurus DPP Ikatan Keluarga Anti Narkoba (DPP IKAN) di Balaikota Banda Aceh, Jumat (22/11/2019).

“Salah satu langkah yang perlu kita tempuh adalah memasukkan ancaman dan bahaya narkoba dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah,” lanjut Nova.

Nova menyebutkan semua lembaga harus bergerak bersama menyosialisasikan bahaya narkoba ke semua jenjang, dan terus memperkuat simpul di masyarakat untuk mendorong gerakan anti narkoba.

Kehadiran IKAN, kata Nova, salah satu contoh simpul masyarakat yang dapat mendukung langkah pemerintah menghentikan peredaran narkoba di Aceh.

Ketua DPP Ikan, Syahrul Mauliadi, mengatakan, pihaknya hadir untuk mendukung pemerintah dalam hal menghentikan peredaran narkoba dan mengampanyekan bahaya narkoba di tengah masyarakat.

“Kita hadir untuk menyelamatkan generasi bangsa (dari bahaya narkoba),” kata Syahrul. Lembaga IKAN, kata dia akan terus berproses dan produktif menuju Aceh Hebat.

Usai pelantikan, pihaknya juga menandatangani kerja sama dengan mitra kerja yaitu PKK Aceh dan Lembaga Perempuan LIRA pimpinan Dyah Erti Idawati. Kedua lembaga itu dinilai sangat mendukung IKAN dalam hal pembinaan keluarga serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.(Ria/ks)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER