Kamis, April 3, 2025
spot_img
BerandaAcehPj Gubernur Serukan Perempuan Aceh Terlibat Aktif dalam Kepemimpinan dan Pembangunan

Pj Gubernur Serukan Perempuan Aceh Terlibat Aktif dalam Kepemimpinan dan Pembangunan

Banda Aceh (Waspada Aceh) –  Penjabat Gubernur Aceh, Safrizal ZA, mengajak perempuan Aceh untuk semakin aktif dalam berpolitik dan berkontribusi dalam kepemimpinan.

Hal ini disampaikannya saat membuka acara Duek Pakat Inong Aceh (DPIA) VI yang digelar di Aula Jeddah, Asrama Haji, Selasa (29/10/2024).

Acara ini bertema “Mendorong Peningkatan Agensi dan Partisipasi Bermakna Perempuan Aceh dalam Kepemimpinan Baru Aceh dan Indonesia,” serta diselenggarakan oleh Balai Syura bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Nonviolent Peaceforce, dan UN Women.

Safrizal menekankan bahwa perempuan Aceh memiliki potensi besar dalam pembangunan, terutama karena kemampuan multitasking dan ketangguhan mereka.

“Perempuan Aceh harus melek politik dan bisa memberikan masukan yang baik untuk arah pembangunan. Dengan suara yang sering dipandang sebelah mata, perempuan bisa membawa perubahan positif,” ujarnya.

Safrizal juga menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam visi dan misi calon pemimpin di Aceh. Menurutnya, isu-isu yang relevan dengan hak dan kesejahteraan perempuan harus menjadi bagian dari komitmen pemimpin ke depan.

“Ini sebagai bentuk perjuangan dan suara perempuan Aceh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Safrizal mengingatkan agar perempuan Aceh tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi dan mampu beradaptasi menghadapi era modern dengan sikap sopan namun tegas.

“Perempuan Aceh luar biasa. Saya mengajak semua pihak untuk membantu menyuarakan aspirasi perempuan hingga ke pelosok desa. Pemerintah Aceh berkomitmen mendorong keterwakilan perempuan dalam posisi strategis, baik di sektor pemerintah maupun swasta,” tambahnya.

Acara DPIA VI ini dihadiri oleh berbagai tokoh perempuan Aceh yang diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi konkret. “Saya harap, forum ini dapat membawa perubahan Aceh menjadi lebih cerah, bermartabat, dan sejahtera,” jelas Safrizal. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER