Minggu, Juni 23, 2024
Google search engine
BerandaPj Bupati, Fitriany: Penanganan Kemiskinan di Nagan Raya Kita Perioritaskan

Pj Bupati, Fitriany: Penanganan Kemiskinan di Nagan Raya Kita Perioritaskan

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ada yang tidak biasa pada pelantikan empat penjabat (Pj) bupati oleh Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, Selasa (11/10/2022) di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Mata undangan fokus tertuju pada perempuan satu-satunya yang dilantik dari empat penjabat yang akan memimpin kabupatennya masing-masing hingga dipilihnya bupati definitif tahun 2024 nnti.

Perempuan itu ialah Fitriany Farhas. Sebelum dilantik sebagai Pj Bupati Nagan Raya, dia adalah salah satu pejabat di Badan Intelijen Negara (BIN).

Di lembaga strategis tersebut, wanita kelahiran Banda Aceh, Provinsi Aceh, pada 2 September 1976 itu, menjabat sebagai Direktur Rendal Deputi Pengamanan Aparatur dan Non-Aparatur Negara.

Dia merupakan satu dari tiga nama yang diusulkan oleh DPRK Nagan Raya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjabat Pj Bupati Nagan Raya.

Fitriany jebolan Sarjana Muda Pemerintahan (D-IV) di STPDN Bandung pada 1998 atau tepatnya 24 tahun yang lalu. Kemudian, Fitriany melanjutkan pendidikannya di Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh dan pada tahun 2000 dan dinyatakan lulus sebagai Sarjana Sosial.

Belum merasa cukup, Fitriany kembali menempuh pendidikan magister di Pascasarjana Universitas Merdeka Malang, Jawa Timur. Dia meraih Magister Kebijakan Publik pada tahun 2005.

Tak hanya di bidang akademik, Fitriany juga aktif di berbagai diklat. Pada 1997 Fitriany mengikuti Latihan Integrasi Taruna Dewasa Nusantara. Pada tahun 2002 dia mengikuti Training Of Experts Keprotokolan.

Di tahun yang sama, Fitriany juga Diklat Penatausahaan Keuangan Daerah dan tahun 2004 Diklat Keuangan Berbasis IPSAS serta Diklat Penilaian Asset. Kemudian, tahun 2008 Diklat Teknis Manajemen Proyek.

Fitriany juga sering mengikuti pendidikan khusus. Tahun 2016, Fitriany diklat dasar intelijen. Ia juga menjadi lulusan terbaik pada Diklat Tradecraft tahun 2018, Kontra Intelijen pada 2018 serta Diklat Intelstrat 2019.

Ketika pindah ke BIN, Fitriany telah menjabat di beberapa bidang, seperti agen madya, Kasubdit, dan terakhir direktur.

Pelantikan Fitriany sebagai Pj Bupati Nagan Raya merupakan sejarah baru di Aceh. Dia satu-satunya Pj bupati perempuan, dan ditempatkan di kabupaten yang sedang bergeliat membangun sektor pertambangan.

Dalam wawancara dengan wartawan, Fitriany mengatakan akan melihat dan mempelajari potensi Nagan Raya dan akan memberdayakan masyarakat.

“Saya mempunyai program, untuk pembangunan yang bisa dilakukan terhadap Nagan Raya ke depan,” jelasnya.

Meski demikian, dia tidak akan mengesampingkan program yang telah disampaikan oleh Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, seperti program penurunan angka stunting, kemiskinan dan program lainnya.

“Penanganan masalah kemiskinan yang akan kita prioritaskan saat ini,” tegasnya.

Selain itu, dia juga akan memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Nagan Raya, seperti masalah jaringan internet di Beutong Ateuh, Nagan Raya.

“Sebelumnya saya sudah berusaha memfasilitasi berkoordinasi dengan Telkom dan Kominfo di pusat. Mungkin ini akan menjadi program utama kita,” tutupnya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER