Senin, April 15, 2024
Google search engine
BerandaAcehPetani Minta Pemerintah Aceh Jaya Cetak Sawah Baru

Petani Minta Pemerintah Aceh Jaya Cetak Sawah Baru

Calang, (Waspada Aceh)  – Warga Desa Dayah Baro Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya, meminta pemerintah daerah agar melakukan perluasan atau mencetak sewah baru di areal persawahan desa tersebut.

“Kita berharap kepada Pemda Aceh Jaya dapat mencetak sawah baru untuk petani padi yang berlokasi di Alue Bieng (areal persawahan warga). Sawah baru ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian keluarga petani,”tutur Afrijal Adam, Kepala Desa Dayah Baro, Kecamatan Krueng Sabee kepada waspadaaceh.com, Jumat (12/7/2019).

Karena, lanjutnya, selama ini warga hanya bertani untuk konsumsi beras, kebutuhan keluarga dan itu dijalani dalam waktu lama.

“Warga saya yang berprofesi sebagai petani sangat berkeinginan menjadikan padi sebagai sumber penghasilan tetap. Namun keterbatasan luas sawah membuat mereka hanya bercocok tanam sesuai dengan kapasitas yang ada,” imbuh Afrijal.

Dahulu, terang Afrijal, masyarakat Desa Dayah Baro, penghasilan utamanya bertani sehingga sempat dikenal dengan sebutan “pegawai tani” dan desa itu menjadi salah satu lokasi lumbung pangan.

“Musibah tsunami silam menjadi penyebab lahan persawahan di desa kami menjadi sempit dan kami mengharapkan adanya percetakan sawah baru,” lanjutnya.

Sementara Tgk. Yusri S, Wakil Bupati Aceh Jaya, sangat mendukung aspirasi masyarakat Dayah Baro terkait permintaan percetakan sawah baru.

“Sudah layak dan pantas adanya peluasan lahan sawah agar keinginan masyarakat bisa terwujud,” tutur Tgk. Yusri kepada waspadaaceh.com di lokasi acara kenduri blang, yang diadakan para petani di desa itu.

Dia menyarankan kepada masyarakat setempat untuk merintis secara gotong royong di lokasi yang telah direncanakan, sambil menunggu proses cetak sawah baru dari pemerintah daerah.

“Yang lebih penting, bila nanti sudah dicetak sawah baru, tentu juga perlu didukung irigasi teknis. Jelas ini butuh proses dan kesabaran,” imbuhnya. (zammil).

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER