Banda Aceh (Waspada Aceh) – Sebanyak 60 pengusaha muda di Kota Banda Aceh dan sekitarnya mengikuti Enterpreneur Gathering bersama BSI Aceh Muslimpreneur di Hoco Coffee Lamteumen, Kota Banda Aceh, Sabtu (13/7/2024).
Head of Stakeholder Management & Media Relation BSI Region Aceh, Dian Budi Wicaksono, menyampaikan bahwa kegiatan Enterpreneur Gathering merupakan rangkaian program scouting BSI Aceh Muslimpreneur (AMP) 2024 untuk menjangkau dan mendapatkan UMKM potensial.
Dian menyampaikan, BSI telah melaksanakan roadshow ke sejumlah daerah di Aceh sebagai rangkaian awal perekrutan calon peserta dan promosi. BSI menargetkan sebanyak 2.500 wirausaha muslim dari seluruh Aceh untuk mengikuti AMP pada tahun ini.
Untuk mencapai target 2.500 peserta, roadshow ini sudah dilaksanakan di empat kota di Aceh, yaitu Sigli pada 2 Juli, Lhokseumawe pada 4 Juli, Meulaboh pada 9 Juli, dan terakhir di Takengon.
“Kami hadir melalui BSI Muslimpreneur untuk menjawab tantangan global. Kita boleh berada di Aceh, tapi wawasan kita harus luas. Hadirnya internet membuat kita bisa melihat kondisi global saat ini seperti apa,” tambah pria kelahiran Makale, Sulawesi Selatan ini.
Dian menjelaskan bahwa salah satu tujuan BSI Aceh Muslimpreneur adalah untuk mengajak para pelaku usaha agar bisa hadir dan bertanding dalam skala nasional, bahkan global.
“BSI Aceh Muslimpreneur merupakan komitmen BSI untuk mengembangkan UMKM. Jadi, bukan hanya kompetisi saja, tetapi BSI memberikan pendampingan hingga bantuan permodalan. Semua ini gratis, tidak dipungut biaya sepeserpun,” terangnya.
Kegiatan BSI Muslimpreneur, lanjut Dian, merupakan bukti komitmen BSI Aceh untuk mendukung dan mengembangkan UMKM, khususnya di Aceh.
Ada lima proses yang akan dilalui dalam AMP 2024. Tahap pertama adalah scouting yang berlangsung hingga 23 Juli, diikuti oleh tahap incubation atau pelatihan online pada 29 Juli-16 Agustus.
Tahap ketiga adalah bootcamp atau pelatihan offline bersama para expert pada 19 Agustus-27 Agustus, dilanjutkan dengan grand final atau expo dan penjurian berdasarkan proposal bisnis pada 31 Agustus-24 September. Terakhir, awarding atau penganugerahan kepada UMKM terbaik berdasarkan kategori masing-masing akan diadakan pada 26 September 2024.
Terdapat tiga kategori di AMP 2024: Starter, Scale Up, dan Sustain. Kategori Starter ditujukan untuk peserta yang baru memiliki ide bisnis, kategori Scale Up untuk peserta yang telah mempunyai usaha maksimal dua tahun dengan omset maksimal 200 juta per tahun, dan kategori Sustain untuk peserta dengan usaha lebih dari dua tahun dengan omset lebih dari 200 juta per tahun.
Lebih lanjut, Dian menyampaikan jika potensi UMKM di Aceh sangat luar biasa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dari 2018 hingga 2023, trennya terus meningkat dari tahun ke tahun.
Bahkan peningkatannya sangat signifikan, menunjukkan peluang besar untuk mengembangkan usaha di Aceh. Oleh karena itu, BSI hadir untuk mendukung para pelaku UMKM. (*)