Aceh Utara (Waspada Aceh) – SMP Negeri 2 Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, menerima bantuan buku bacaan literasi untuk mendukung pemulihan pembelajaran pascabanjir. Kepala sekolah Islainiah menyebut bantuan itu sangat membantu murid kembali fokus dan bersemangat belajar.
“Bantuan buku bacaan literasi sangat bermanfaat bagi peserta didik. Buku-buku ini kami gunakan dalam kegiatan pembelajaran dan literasi untuk membantu anak-anak kembali semangat belajar setelah banjir,” ujar Islainiah. Selasa (27/1/2026).
Selain buku, sekolah juga menerima laptop Merah Putih dari Dinas Pendidikan, Buku Yasin, dan alat kebersihan yang dimanfaatkan untuk administrasi sekolah dan pembersihan fasilitas terdampak banjir.
“Laptop yang kami terima sangat membantu kelancaran administrasi, sementara alat kebersihan kami gunakan langsung untuk membersihkan ruang-ruang terdampak,” tambahnya.
Banjir sebelumnya merusak Ruang Guru, Laboratorium IPA, tujuh ruang kelas, UKS, perpustakaan, toilet, dan mushalla. Sejak 5 Januari 2026, pembelajaran kembali dilaksanakan dengan delapan rombongan belajar di delapan ruang kelas yang masih dapat digunakan.
Sekolah saat ini melayani 185 murid dengan dukungan 22 guru dan 13 tenaga kependidikan. Kegiatan psikososial juga digelar untuk membantu pemulihan mental dan emosional murid.
Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, menekankan pemulihan layanan pendidikan pascabencana tidak hanya soal perbaikan fisik, tetapi juga semangat belajar dan rasa aman murid.
Data per 25 Januari 2026 menunjukkan 32 ribu buku teks utama dan 23 ribu buku nonteks telah disalurkan ke Aceh. (*)



