Medan (Waspada Aceh) – Objek wisata Berastagi menjadi sasaran destinasi bagi masyarakat selama libur panjang Lebaran tahun ini. Berastagi terlihat padat merayap di jalur lintas dari dan menuju objek wisata di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara itu.
Tadi pagi, Sabtu (5/4/2025), dilaporkan sejumlah petugas kepolisian membantu menyemprotkan aspal di Simpang Tahu Sumedang, Bandar Baru menuju Panatapan. Penyemprotan dilakukan dibantu sebuah mobil tangki air bersih, akibat truk pengangkut kotoran berceceran di jalan dan mengganggu pengendara serta pengunjung wisata sekitar.
Sementara iru dilaporkan sejak Kamis (2/4/2025), sejumlah objek wisata di kawasan Berastagi terlihat padat. Salah satunya Panatapan, kendaraan tampak memadati tempat parkir di kawasan itu hingga ke seberang jalan.
Kondisi tersebut menyebabkan penyempitan jalan lintas Medan-Berastagi, apalagi volume kendaraan menuju Berastagi juga padat merayap. Selain disana, Green Hill hingga Pemandian Alam Sembahe juga terlihat padat.
Kendaraan yang melintas tidak bisa melaju cepat karena adanya peningkatan mobil dan sepeda motor keluar masuk ke area tersebut. Lanjut ke kawasan atas, Mikie Holiday Funland pun terlihat padat.
Area parkir luas 3 titik yang tersedia, bahkan terlihat padat berlapis. Kondisi yang sama juga terjadi saat berada di pusat kota Berastagi, lalu lintas terlihat padat hingga memenuhi Pasar Buah Berastagi.
Beberapa taman dan kebun buah juga terlihat padat hingga lalu lintas tidak bisa melaju kencang karena volume kendaraan keluar masuk. Kondisi itu pun berlangsung hingga sore ini, terlihat kendaraan dari dan menuju Berastagi masih padat merayap.
“Hari ini padat merayap. Lebih bagus jadwal pulang ke Medan atau turun itu jangan sore atau magrib, nanti padat merayap macet. Mikie Holiday padat hingga kota Berastagi,” jelas Wandi, warga Marelan, yang sedang di perjalanan menuju pulang ke Medan dari Berastagi.(*)