Beranda Disbudpar Aceh Mudahkan Wisatawan, Disbudpar Aceh Launching Bus Transwisata

Mudahkan Wisatawan, Disbudpar Aceh Launching Bus Transwisata

BERBAGI
Kadisbudpar Aceh Almuniza Kamal bersama Kadishub Aceh, Teuku Faisal, melaunching Bus Transwisata, Minggu (11/9/2022). (Foto/Kia)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Mudahkan wisatawan di Aceh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh melaunching Bus Transwisata, Minggu (11/9/2022).

Kepala Disbudpar Aceh, Almuniza Kamal menyebutkan, setelah dilaunching, Bus Transwisata ini akan melayani masyarakat Aceh maupun masyarakat luar Aceh yang ingin berwisata. Bus Transwisata ini aktif setiap Minggu mulai pukul 09:00-18.57 WIB.

Bus Transwisata ini, lanjut Almuniza, mulai bergerak dari Halte Masjid Raya Baiturrahman dengan dua rute. Rute pertama bus bergerak pada spot wisata di seputaran Banda Aceh, seperti Museum Tsunami, Museum PLTD Apung, hingga Pantai Ulee Lheue.

Kemudian, rute kedua bergerak ke arah Lhoknga di Aceh Besar, dan berhenti pada sejumlah destinasi wisata, seperti Rumoh Cut Nyak Dhien, Pusat Jajanan Lam Pisang, Gampong Nusa, hingga Pantai Lampuuk.

Almuniza berharap kepada masyarakat di Banda Aceh dan Aceh Besar agar dapat memanfaatkan ajang berpiknik bersama keluarga menggunakan Bus Transwisata ini.

“Piknik keluarga itu lebih asik dari pada piknik sendiri. Maka dari itu Pemerintah Aceh mempersiapkan transportasi umum yang setiap busnya dapat menampung 20 orang,” jelasnya.

Bus Transwisata ini, kata Almuniza, akan menjemput setiap 15 menit sekali untuk wilayah Lampuuk dan 30 menit sekali di seputaran Kota Banda Aceh. Oleh karena itu, dia mengajak warga Banda Aceh, Aceh Besar dan sekitarnya memanfaatkan Bus Transwisata secara gratis.

Dia meyakini, apabila masyarakat Aceh sudah memanfaatkan Bus Transwisata, wisatawan nusantara bahkan mancanegara juga akan memanfaatkannya jika nanti mereka berkunjung ke Aceh.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal menyebutkan, Dishub Aceh menyiapkan enam unit bus khusus untuk wisata. Menurutnya ini adalah langkah yang tepat agar aktivitas masyarakat tetap lancar saat harga BBM naik dan inflasi tinggi.

“Di saat kondisi kita lagi sulit BBM naik inflasi tinggi, ini adalah salah satu solusi agar masyarakat tetap bisa menjalankan aktivitas maupun berwisata. Kiranya ini dapat membantu dan mengurangi beban masyarakat,” tutupnya. (Kia Rukiah)

BERBAGI