Jumat, April 4, 2025
spot_img
BerandaMenteri ESDM dan Pj Gubernur Aceh Saksikan Penandatanganan Pengembangan Panas Bumi Seulawah

Menteri ESDM dan Pj Gubernur Aceh Saksikan Penandatanganan Pengembangan Panas Bumi Seulawah

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Arifin Tasrif, dan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menyaksikan penandatanganan perjanjian pokok atau head of agreement (HOA) kerjasama pengembangan Panas Bumi Seulawah.

Acara penandatanganan ini melibatkan PT Pertamina Geotermal Energy (PGE) Tbk dan PT Pembangunan Aceh (Pema), berlangsung Rabu (12/7/2023).

Perjanjian ini ditandatangani oleh Ali Mulyagusdin, selaku Direktur PT Pema, dan perwakilan dari PT PGE Tbk, dalam rangkaian acara The 11th Indonesia EBTKE Conference and Exhibition 2023 di Gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Banten.

Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, berharap bahwa kerjasama ini akan menjadi peluang investasi yang berarti bagi pembangunan Aceh di masa depan.

Selanjutnya, Achmad Marzuki menekankan perjanjian ini akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Aceh. Dengan melibatkan banyak tenaga kerja dan memberikan kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh, kegiatan investasi di Aceh diharapkan dapat terus berjalan dan meningkat.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi peluang investasi untuk pembangunan Aceh dimasa yang akan datang. Ini merupakan proses yang sudah berlangsung dengan melalui waktu yang panjang, dan Alhamdulillah terwujud pada hari ini,” kata Achmad Marzuki.

Kepala Dinas ESDM, Mahdinur, juga menyampaikan harapan yang sama. Dia mengungkapkan bahwa Wilayah Kerja Pengembangan Panas Bumi Seulawah Agam telah ditetapkan sejak 2007 berdasarkan keputusan Menteri ESDM Nomor 1786K/33/MEM/2007.

Menurut Mahdinur, proses perjanjian ini telah melalui tahapan yang panjang, dimulai dengan penetapan pada tahun 2007, dilanjutkan dengan pelelangan pada tahun 2011 yang akhirnya dimenangkan oleh PT PGE Tbk, dan pada tahun 2022 Pj Gubernur Aceh saat itu, Achmad Marzuki, mengirim surat ke Menteri ESDM untuk mempercepat rencana tersebut.

Direktur PT PEMA, Ali Mulyagusdin,
menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerjasama dari semua pihak yang terlibat dalam proses ini.

Dia berharap penandatanganan ini menjadi awal dari kerjasama yang baik antara PT PEMA dan PT PGE Tbk dalam proyek pengembangan Panas Bumi Seulawah Agam.

“Semoga komitmen untuk melanjutkan kegiatan pengeboran sumur explorasi panas bumi yg selama ini sempat mangkrak di wilayah kerja Seulawah Agam dengan potensi kapasitas 2×55 MW dapat direalisasikan sesegera mungkin,” katanya.

Lanjutnya, jika proses ini berjalan lancar, tidak menutup kemungkinan adanya efek multiplier bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Selain itu, ini juga akan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian Aceh maupun nasional secara keseluruhan. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER