Rabu, Juli 17, 2024
Google search engine
BerandaMenkes: Usia Harapan Hidup di Aceh Memprihatinkan

Menkes: Usia Harapan Hidup di Aceh Memprihatinkan

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek, mengajak seluruh stakeholder untuk menggaungkan gerakan masyarakat sehat (germas) serta penguatan layanan kesehatan di Aceh. Pasalnya, usia harapan hidup di Aceh saat ini masih memprihatinkan.

Dalam materinya di Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Senin (4/3/2019), Nila menyebutkan umur harapan hidup di Indonesia dari tahun 1990 sampai 2017 mengalami peningkatan yakni 71,5 persen.

Namun untuk Aceh, usia harapan hidup masih di bawah persentase nasional, yakni 67,8 persen. “Usia harapan hidup seharusnya tidak hanya ditingkatkan, tapi juga harus berkualitas,” kata Nila.

Berita Terkait: Aceh Rentan Penyakit Stroke dan Jantung

Dia juga menambahkan, angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi dibandingkan Filipina, Vietnam dan Singapura. Lebih spesifik lagi, selain angka kematian ibu, tren status kekurangan gizi balita di Aceh masih cukup tinggi.

Karena itu, ia meminta semua pemangku kepentingan kesehatan harus saling berkonsultasi guna mengatasi masalah tersebut. Nila juga mendukung komitmen Pemerintah Aceh yang saat ini mengedepankan program kesehatan.

“Insya Allah Pak Plt Gubernur sangat mementingkan isu kesehatan, sehingga outcome yang kita dapat adalah kesehatan yang berkualitas,” tuturnya.

Hadir pada kesempatan itu Plt.Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dan Wakil Ketua PKK Aceh, Dyah Erti Idawati.

Plt Gubernur pada kesempatan itu menegaskan, Pemerintah Aceh telah berkomitmen untuk mengatasi persoalan-persoalan kesehatan di Provinsi Aceh, hingga ke daerah pedesaan. (Fuadi)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER