Jumat, April 4, 2025
spot_img
BerandaDisbudpar AcehMata Ie: Pesona Kolam Pemandian yang Tak Pernah Pudar di Tengah Wisata...

Mata Ie: Pesona Kolam Pemandian yang Tak Pernah Pudar di Tengah Wisata Kekinian

“Baru berendam setengah badan saja, rasa dinginnya sudah terasa menusuk tubuh”

Di kaki pegunungan Mata Ie, tepatnya di kawasan Rindam Iskandar Muda, Gampong Geundring, Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, terdapat sebuah tempat wisata yang terus mempertahankan pesonanya.

Kolam Mata Ie, begitu namanya, menjadi salah satu destinasi yang tak lekang oleh waktu. Meski banyak tempat wisata kekinian bermunculan, Mata Ie tetap memiliki daya tarik tersendiri. Airnya yang sejuk dan jernih, dengan warna kehijauan alami, menjadi magnet utama para pengunjung.

Air di kolam ini mengalir langsung dari pegunungan, memberikan sensasi dingin yang menyegarkan.

“Baru terendam setengah badan saja, rasa dinginnya sudah terasa menusuk. Kalau sudah berendam seluruh tubuh, rasa dinginnya benar-benar membuat tubuh menggigil,” ungkap Mega, salah satu pengunjung setia.

Dikelilingi oleh pepohonan besar, kolam ini menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai. Bayangan pepohonan melindungi pengunjung dari teriknya matahari, menjadikan aktivitas berenang semakin menyenangkan.

Kolam Mata Ie memiliki tiga tingkatan kedalaman yang cocok untuk berbagai usia. Kolam pertama cukup dalam, cocok untuk mereka yang mahir berenang.

Kolam kedua memiliki kedalaman sedang, sementara kolam ketiga berbentuk persegi panjang menyerupai aliran sungai, sering digunakan oleh anak-anak dan ibu-ibu.

Pengunjung saat berenang di kolam kedua Mata Ie, Aceh Besar. (Foto/Kia)

Di tingkatan ketiga inilah, suasana terasa lebih ramah keluarga. Kursi dan meja kecil berjajar di tepi kolam, menjadi tempat ideal untuk bersantai sambil menikmati secangkir kopi atau semangkuk mie hangat. Para orang tua bisa dengan mudah memantau anak-anak yang asyik bermain air.

Tawa riang anak-anak terdengar di setiap sudut. “Ini tempat yang paling aman dan nyaman untuk anak-anak bermain air,” tambah Mega.

Rezeki Pedagang Kaki Lima

Hadirnya para pedagang kaki lima di sekitar kolam turut menambah semarak suasana. Salah seorang pedagang, Halimatussadiah, berbagi cerita tentang pengalamannya selama 15 tahun berjualan di kawasan ini.

Pengunjung saat berendam di kolam ketiga Mata Ie, Aceh Besar. (Foto/Kia)

“Kunjungan wisatawan lokal meningkat setiap Sabtu dan Minggu, terutama menjelang sore. Pendapatan saya bisa naik dua kali lipat pada hari-hari tersebut,” ujarnya.

Namun, tak selamanya nasib baik berpihak. Ketika musim kemarau tiba, pasokan air menyusut, membuat kolam kurang ideal untuk berenang. Meski demikian, Mata Ie tetap menjadi tujuan favorit warga Banda Aceh dan Aceh Besar.

Sebab, Mata Ie, sangat mudah dijangkau. Hanya berjarak tujuh kilometer dari pusat Kota Banda Aceh. Biaya masuk juga terjangkau, yaitu hanya Rp5.000 per orang dengan parkir Rp4.000 untuk motor, membuat tempat ini menjadi pilihan populer.

“Dulu tempat ini gratis. Tapi meski sekarang ada tiket masuk, harganya tetap murah dan sepadan dengan pengalaman yang didapatkan,” ujar Mega.

Bagi kamu yang ingin menikmati sensasi berenang dengan air sejuk pegunungan, Kolam Mata Ie adalah pilihan yang tak akan mengecewakan. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER