Medan (Waspada Aceh) – Kawasan Medan Tembung, Kota Medan, khususnya seputaran Jalan Tempuling, sedang mengalami gangguan kelistrikan yang cukup parah selama tiga hari terakhir.
Listrik yang hidup mati secara terus-menerus tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga mengganggu ibadah di bulan suci Ramadhan.
Pada Rabu (4/3/2026), listrik PLN di kawasan tersebut bahkan padam cukup lama, mulai dari habis Magrib hingga lepas Isya. Padamnya listrik terjadi hingga dua kali pada malam itu. Hal ini tentu saja menimbulkan gangguan yang signifikan bagi warga, terutama saat beribadah di masjid-masjid.
Karena padamnya listrik cukup lama dan baru menyala setelah usai shalat Tarawih, warga merasa kesulitan untuk menjalankan ibadah dengan nyaman.
Kondisi ini semakin memburuk pada Kamis (5/3/2026) dan Jumat (6/3/2026). Pada hari Kamis, listrik PLN padam lebih dari tiga kali, mulai dari siang, sore, hingga malam hari. Warga yang sudah merasa lelah dengan gangguan listrik selama dua hari sebelumnya, kini semakin merasa tertekan dengan kondisi yang semakin parah.
Begitu juga pada Jumat (6/3/2026), listrik PLN kembal padam, menjelang shalat Jumat. Kondisi ini semakin menimbulkan kecemasan masyarakat.
Salah satu warga Medan Tembung, Husein, menceritakan pengalamannya dengan gangguan listrik ini. Menurutnya, arus listrik yang tidak stabil dan hidup mati tidak hanya mengganggu aktivitas pelanggan, tetapi juga berpotensi merusak peralatan elektronik, seperti kulkas, AC, dan lainnya.
“Kulkas kita pernah rusak gara-gara listrik PLN hidup mati. Tentu menyebabkan kerugian, waktu itu bahkan sampai mengeluarkan biaya perbaikan kulkas hingga 600 ribu,” kata Husein dengan nada kesal.
Selain merusak peralatan elektronik, gangguan listrik ini juga mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Banyak warga yang kesulitan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, belajar, atau bahkan beristirahat dengan nyaman karena tidak adanya listrik.
Selain itu, gangguan listrik ini juga berdampak pada usaha-usaha kecil di kawasan tersebut, yang mengalami kerugian karena tidak dapat beroperasi dengan lancar.
Para pelanggan PLN di Medan Tembung kini berharap pihak PLN benar-benar segera melakukan perbaikan jaringan agar listrik kembali stabil. Mereka berharap bahwa pihak PLN dapat mengambil langkah-langkah yang cepat dan efektif untuk mengatasi masalah ini, sehingga warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan aman.
“Seharusnya pada bulan Ramadhan ini masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di masjid maupun di rumah, tanpa gangguan listrik padam. Kami berharap pihak PLN dapat memahami kebutuhan kami dan segera mengambil tindakan yang tepat,” ujar warga lainnya.
Terkait hidup matinya listrik ini, hingga hari ini belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Medan. (*)



