Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaAcehLagi, Prabowo ke Aceh Tamiang, Tinjau Huntara Danantara Target 600 Unit Siap...

Lagi, Prabowo ke Aceh Tamiang, Tinjau Huntara Danantara Target 600 Unit Siap Huni 8 Januari

Aceh Tamiang (Waspada Aceh) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali mengunjungi Aceh, untuk meninjau langsung pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) Danantara di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat terdampak banjir dan longsor.

Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 12.15 WIB dan disambut antusias warga serta para pekerja. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyapa, menyalami warga, hingga memeluk anak-anak yang berada di kawasan hunian sementara.

Saat tiba di area huntara, Presiden disambut Kepala Danantara Rosan Roeslani dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria. Prabowo kemudian bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), Rosan, dan Dony meninjau sejumlah blok hunian yang telah dibangun untuk korban bencana di Aceh Tamiang.

Dony Oskaria menjelaskan, huntara tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti kasur, toilet, listrik, klinik kesehatan, serta akses Wi-Fi gratis. Pembangunan huntara dimulai sejak 24 Desember 2025 dan menunjukkan percepatan signifikan.

Presiden RI Prabowo Subianto disambut antusias warga saat tiba di lokasi rumah Hunian Sementara (Huntara) yang dibangun Danantara di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). (Foto/ist)

“Hingga 1 Januari 2026, sebanyak 198 unit telah selesai dibangun. Selanjutnya, total 600 unit ditargetkan siap huni dan diserahkan kepada korban bencana pada 8 Januari 2026,” kata Dony.

Presiden Prabowo, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, menyampaikan apresiasi kepada Danantara yang dinilai berhasil membangun hunian dalam waktu singkat sebagai bagian dari upaya pemulihan bencana di tiga provinsi.

“Saya terima kasih kepada Danantara. Membangun 600 hunian dalam waktu singkat itu suatu prestasi,” ujar Prabowo dalam rapat bersama jajaran menteri dan direktur utama BUMN di Aceh Tamiang.

Prabowo juga meminta Danantara berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah agar tidak terjadi tumpang tindih lokasi pembangunan hunian.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden turut memberikan masukan terkait desain bangunan huntara. Ia menyoroti penggunaan atap seng yang dinilai berpotensi membuat suhu ruangan panas dan meminta solusi alternatif dengan memanfaatkan bahan lokal.

Selain hunian, Prabowo menekankan pentingnya pembangunan kawasan yang terintegrasi dengan fasilitas umum. Ia menyatakan akan mengeluarkan instruksi presiden (Inpres) untuk membentuk satuan tugas atau badan khusus rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sumatera.

Sementara itu, CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menambahkan, selain 600 unit huntara, kawasan tersebut juga dilengkapi taman bermain, jaringan Wi-Fi, 14 dapur umum, 14 musala, serta 120 unit toilet dan kamar mandi. Pemerintah menargetkan pembangunan huntara secara keseluruhan mencapai 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER