Sabtu, April 5, 2025
spot_img
BerandaAcehKetua IAEI Prof Nazaruddin: Bank Aceh Syariah Berperan Strategis Mendukung Ekosistem Syariah

Ketua IAEI Prof Nazaruddin: Bank Aceh Syariah Berperan Strategis Mendukung Ekosistem Syariah

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Bank Aceh sebagai bank daerah berbasis syariah, berperan strategis dalam mendukung ekosistem syariah. Namun diperlukan dukungan kolaboratif dari semua pihak untuk percepatan akselerasi ekonomi berbasis ekosistem syariah di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Aceh, Prof Dr Nazaruddin AW, dalam audensi kepada Bank Aceh, di Banda Aceh, Sabtu (26/11/2022).

“Percepatan ekonomi syariah menjadi agenda penting yang harus terus dilakukan. Salah satunya dengan membangun dan menjadikan ekonomi syariah terintegrasi ke sebuah ekosistem,” katanya.

Kehadiran Bank Aceh dalam melakukan proses konversi, katanya, telah sejalan dengan keinginan luhur menjalankan syariat Islam dalam konteks muamalah.

Dalam konteks Aceh, UU No. 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh, UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh, dan Qanun LKS Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah menjadi instrumen penting dalam implementasi ekonomi syariah di Aceh pada saat ini.

Menurut guru besar UIN Ar-Raniry ini, pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Aceh membutuhkan penguatan pondasi di berbagai aspek. Tidak hanya perbankan, tetapi juga aspek lainnya seperti aktivitas sektor riil, iklim investasi, dukungan finansial, regulasi, hingga kualitas sumber daya manusia atau SDM yang kompeten di bidang syariah.

“Penguatan harus berjalan di berbagai sektor secara paralel tetapi saling bersinergi,” jelasnya.

Prof. Nazaruddin juga menegaskan, kolaborasi dari pemerintah, swasta, akademisi, tokoh dan masyarakat, maupun sektor keuangan sangat dibutuhkan dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang handal.

“Peran yang lebih besar harus dimanfaatkan Bank Aceh, tentu dengan melibatkan dukungan kolaboratif dari berbagai pihak sehingga tercipta ekosistem syariah yang lebih mampu mendorong perekonomian di Aceh” tuturnya.

Dalam konteks pembangunan ekonomi, lanjutnya, kehadiran industri di Aceh menjadi salah satu faktor penting dalam membangun perekonomian di Aceh saat ini, baik bagi pertumbuhan UMKM maupun sektor unggulan di Aceh seperti pertanian dan perikanan .

“Kehadiran industri dari hulu hingga ke hilir menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem syariah. Karena itu, dibutuhkan dukungan oleh seluruh pihak untuk menciptakan basis ekonomi yang handal,” ujarnya.

Nazaruddin menambahkan, ekonomi syariah juga menekankan pentingnya sinergi antara aspek komersial dengan aspek sosial untuk meningkatkan dampak sosial. Aspek komersial diwakili oleh sektor jasa keuangan dan industri halal. Sedangkan aspek sosial diwakili oleh zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

“Sektor filantropi Islam tersebut berpotensi terus dikembangkan karena strategis dalam mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat,”tuturnya

Saat ini menurutnya, edukasi dan sosialisasi ekonomi maupun perbankan syariah menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan ekosistem ekonomi syariah di Aceh.

“Ini merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama,” jelasnya (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER