“Ke depan, kita tidak hanya fokus pada kepesertaan, tapi juga kualitas layanan. Harapannya, masyarakat bisa berobat dengan tenang tanpa memikirkan biaya”
Di tengah upaya nasional untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak dan terjangkau, Kota Sabang muncul sebagai salah satu contoh keberhasilan yang patut diapresiasi.
Prestasi gemilang ini terwujud ketika kota yang terletak di ujung barat Indonesia tersebut masuk dalam daftar 75 pemerintah daerah penerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori utama yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.
Penghargaan ini bukan sekadar piala atau sertifikat, melainkan bukti nyata komitmen dan kerja keras seluruh pihak dalam mewujudkan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat Sabang.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, pada acara Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026.
Acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/1/2026) itu menjadi momen penting yang mengakui upaya luar biasa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Sabang.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli tidak menyebutkan prestasi ini sebagai hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah dari kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas layanan kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Alhamdulillah, penghargaan ini memastikan menjadi penyemangat bagi kami di daerah. Artinya, apa yang selama ini kita upayakan untuk masyarakat Sabang terlindungi jaminan kesehatan sudah berada di jalur yang benar,” ujar Zulkifli dengan penuh rasa syukur.

Kata-kata ini mencerminkan rasa bangga sekaligus kesadaran bahwa perjalanan menuju UHC yang ideal tidak berhenti di sini, melainkan menjadi titik awal untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Penghargaan UHC Award sendiri memang diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil memperluas perlindungan jaminan kesehatan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Kota Sabang dipilih karena memiliki komitmen tinggi dalam memastikan seluruh penduduknya memperoleh akses layanan kesehatan tanpa terkecuali.

Keberhasilan Kota Sabang dalam meraih penghargaan kategori utama tidak datang dengan mudah. Pemerintah kota harus memenuhi sejumlah indikator utama yang ketat yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.
Indikator tersebut meliputi cakupan kepesertaan JKN minimal 99 persen serta tingkat keaktifan peserta sedikitnya 95 persen, yang berarti hampir seluruh masyarakat Sabang telah terlindungi dalam sistem jaminan kesehatan nasional.
Selain itu, kategori utama juga mensyaratkan penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah minimal 18 persen, telah berstatus UHC Prioritas, dan telah melunasi pembayaran iuran PBPU (Penerima Bantuan Iuran) pemerintah daerah hingga September 2025.
Pemenuhan seluruh indikator ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Sabang tidak hanya berfokus pada kuantitas kepesertaan, tetapi juga pada keberlanjutan dan keteraturan dalam pengelolaan sistem jaminan kesehatan.
Melihat ke depan, Zulkifli menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sabang akan terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan capaian UHC agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Ke depan, kita tidak hanya fokus pada kepesertaan, tapi juga kualitas layanan. Harapannya, masyarakat bisa berobat dengan tenang tanpa memikirkan biaya,” tambahnya.
Pernyataan ini menandakan bahwa fokus pemerintah kota akan bergeser dari sekadar mencapai target cakupan menjadi meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang tersedia. Hal ini sangat penting karena UHC yang ideal tidak hanya berarti setiap orang memiliki akses ke layanan kesehatan, tetapi juga layanan tersebut berkualitas, terjangkau, dan dapat diandalkan.
Kisah keberhasilan Kota Sabang dalam mencapai UHC memberikan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Ini membuktikan bahwa dengan komitmen yang kuat, kolaborasi yang baik antara berbagai pihak, dan partisipasi aktif masyarakat, tujuan untuk memastikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh dapat tercapai.
Penghargaan UHC Award kategori utama yang diterima oleh Kota Sabang adalah bukti bahwa upaya yang dilakukan selama ini telah memberikan hasil yang nyata, dan menjadi motivasi untuk terus bergerak maju dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia. (*)



