Minggu, Januari 25, 2026
spot_img
BerandaAcehIKA UNDIP Aceh Bantu Korban Banjir, Fokus Sediakan Air Bersih dengan Alat...

IKA UNDIP Aceh Bantu Korban Banjir, Fokus Sediakan Air Bersih dengan Alat Starling

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ikatan Alumni Universitas Diponegoro Aceh (IKA UNDIP Aceh) menurunkan tim relawan untuk membantu penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, dengan fokus utama pada penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Tim relawan yang dipimpin oleh Dr. dr. Budi Laksono dan Ketua IKA UNDIP Aceh Prof. Dr. dr. Rajuddin, SpOG (K), Subsp.FER, serta didampingi anggota DPRA Yahdi Hasan, mendatangi Posko Komando Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Provinsi Aceh Tahun 2025 di Kantor Gubernur Aceh. Kehadiran mereka difasilitasi oleh Juru Bicara Posko Murthalamuddin dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, S.IP, MPA.

Menurut Prof. Rajuddin, dana bantuan yang dihimpun dari para alumni UNDIP digunakan untuk pembuatan alat stasiun air minum keliling (STARLING) berbasis bahan lokal, yang dikerjakan oleh tenaga lokal yang telah mendapatkan pelatihan teknis dari Dr. Budi Laksono.

“Satu unit Starling membutuhkan biaya sekitar Rp10 juta. Biaya tersebut meningkat seiring melonjaknya harga bahan baku di Banda Aceh, namun alat ini tetap dirancang agar terjangkau dan efektif,” ujarnya, Selasa (10/12/2025).

Starling berfungsi sebagai sistem penyulingan air bersih yang dapat dioperasikan secara bergerak untuk memenuhi kebutuhan air minum korban dan pengungsi.

Selain program air bersih, IKA UNDIP Aceh juga menyiapkan program pembangunan rumah cepat “Rumah Y 20” bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. “Rumah ini dapat dipasang hanya dalam waktu sekitar 20 menit dan dibongkar dalam 10 menit.”

“Saat ini biayanya diperkirakan berkisar Rp8–10 juta, dan dapat dibongkar-pindah sesuai kebutuhan,” jelas Prof. Rajuddin. Ia menambahkan bahwa rumah ini pernah dibangun di Leupung, Aceh Besar, pasca tsunami Aceh 2004.

Di bidang kesehatan, lembaga tersebut juga bekerja sama dengan IKA MEDICA UNDIP dengan memberangkatkan tiga orang dokter beserta obat-obatan ke Kota Langsa untuk membantu tim medis di RSUD Langsa.

Hingga saat ini, IKA UNDIP Aceh masih terus melakukan penggalangan donasi untuk mendukung seluruh kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Kami mengajak seluruh alumni dan masyarakat untuk terus bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir yang luar biasa dahsyat ini,” Prof. Rajuddin, menegaskan komitmen IKA UNDIP Aceh untuk tetap hadir mendampingi masyarakat Aceh hingga fase tanggap darurat dan pemulihan pasca bencana. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER