Hujan, Pasar Takjil Pada Puasa Pertama Masih Sepi

    BERBAGI
    Suasana pasar takjil (bukaan) pada hari pertama Ramadhan di Ulee Kareng Jalan T. Iskandar, Banda Aceh, Selasa (13/4/2021), tampak masih sepi. (Foto/cut nauval dafistri)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Jelang berbuka pada Ramadhan pertama, pedagang takjil musiman di Ulee Kareng, Banda Aceh, tampak sepi akibat turun hujan, Selasa (13/4/2021).

    Biasanya jelang waktu berbuka, warga ramai berburu makanan untuk berbuka puasa yang disajikan pedagang di pinggir jalan.

    Dari pantauan jurnalis Waspadaaceh.com di Pasar Ulee Kareng, tidak banyak pedagang takjil musiman yang menjajakan dagangannya. Hanya tampak beberapa pedagang yang mendirikan lapak dagangannya di sisi kiri dan kanan jalan T Iskandar Ulee Kareng.

    Nurlaili, pedagang pecal di Simpang Ilie, Ulee Kareng, mengatakan, pasar jajanan berbuka pada hari pertama puasa terbilang sepi ditambah lagi karena musim penghujan.

    “Hari pertama orang masih banyak persiapan dan sisa makanan hari meugang. Kemudian sekarang juga lagi musim hujan, orang malas keluar,” tutur Nurlaili.

    Hal serupa dialami pedagang aneka kue, Fatmawati. Dia mengatakan Ramadhan pertama biasanya memang tidak ramai, sehingga tidak banyak yang membuka jualan takjil.

    Fatmawati menambahkan bahwa biasanya di musim hujan seperti ini masyarakat banyak yang membeli risol, tahu isi, dan buah rom-rom.

    “Biasanya di hari kedua dan ketiga, baru banyak yang mulai berjualan. Tapi ga tau kedepannya ramai atau tidak, karena lagi musim hujan,” tutur Fatmawati. (cut nauval dafistri)