Beranda Olahraga Gubernur Sumut Minta Pemerintah Pusat Percepat Bangun Vanue PON 2024

Gubernur Sumut Minta Pemerintah Pusat Percepat Bangun Vanue PON 2024

BERBAGI
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. (Foto/Kia)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta kepada pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan vanue Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh dan Sumut.

Hal itu disampaikan Edy di depan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainuddin Amali serta Ketua Umum KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman di Anjong Mon Mata Pendopo Gubernur Aceh, Sabtu (24/12/2022).

Edy menjelaskan Pemprov Sumut telah mempersiapkan kawasan sport center seluas 300 hektare dan bersertifikat dilengkapi dengan desain masterplan pembangunan 26 venue olahraga.

“Pada tahun 2023 juga direncanakan pembangunan venue stadion utama bersumber dana APBN dan tiga venue pendukung bersumber dana APBD Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya pembangunan venue ini akan dilaksanakan secara bertahap,” kata Edy.

Kawasan ini lanjut Edy, akan digunakan sebagai pemusatan olahraga di Sumut yang dilengkapi dengan kawasan bisnis, jasa dan fasilitas umum.

Untuk itu, Edy meminta Menpora untuk percepat pembangunan stadion utama, yang dananya bersumber dari APBN senilai 1,7 triliun yang akan digunakan sebagai lokasi closing ceremony.

Selain pembangunan vanue, Edy juga meminta Menpora untuk percepat pengadaan peralatan pertandingan meliputi matras beladiri, Scoring board, timer, ring tinju, bola, net dan peralatan pertandingan lainnya sesuai kebutuhan masing-masing Cabor.

Dalam hal ini, tutur Edy, pihaknya membutuhkan bantuan pemerintah pusat terkait pembiayaan seluruh pelaksana pertandingan setiap Cabor meliputi personil PB PON, technical delegate, dewan juri, panitia pelaksana, sub panitia pelaksana yang diperkirakan mencapai kurang lebih 5500 orang.

“Selain itu juga pembiayaan kendaraan angkutan sebagai transportasi dalam penyelenggaraan PON,” kata Edy.

Keran menurut Edy, transportasi adalah urat nadi dari suksesnya sebuah acara.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali mengatakan merespons apa yang dilaporankan tuan rumah dan pihaknya akan menjadikan seluruh masukan Gubernur Aceh dan Gubernur Sumatera Utara sebagai catatan yang akan ditindaklanjuti. (*)

BERBAGI