Senin, Juni 24, 2024
Google search engine
BerandaAcehGandeng Unimal, Cek Mad Bertekad Tuntaskan Masalah Sampah di Aceh Utara

Gandeng Unimal, Cek Mad Bertekad Tuntaskan Masalah Sampah di Aceh Utara

Aceh Utara (Waspada Aceh) – Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib atau lebih dikenal dengan panggilan Cek Mad berkomitmen membenahi masalah sampah di kabupaten itu.

Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan delegasi dari Universitas Malikussaleh (Unimal) di Pendopo Bupati Aceh Utara yang dipimpin oleh perwakilan Rektor Unimal yaitu Dr Baidhawi, Senin (23/8/2021).

Pertemuan dengan tim inti Gerakan Revolusi Mental (GNRM) Unimal ini dilakukan untuk memperkenalkan konsep bank sampah berbasis reward dan program lingkungan lain seperti penanaman seratus biopori di perumahan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Cek Mad menegaskan komitmennya untuk membenahi masalah sampah dengan memerintahkan dinas-dinas terkait untuk membantu program nasional ini.

Selain itu, Cek Mad juga mengapresiasi inisiatif dari tim GNRM Unimal yang telah merancang sistem bank sampah berbasis reward dan sekaligus menurunkan sumber daya civitas akademika langsung ke lapangan.

Penanggung jawab program GNRM Unimal dr T Ilhami Surya Akbar M Biomed, menyebutkan bahwa program bank sampah Unimal ini merupakan program nasional di bawah Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), yang juga merupakan program mercusuar pemerintah pusat.

“Program yang mengusung tagline Indonesia bersih ini akan berlangsung selama lebih kurang tiga bulan. Namun diharapkan sistem bank sampah yang dibangun akan diteruskan oleh masyarakat sekitar,” kata Ilham.

Kata Ilham, daerah percontohan yang dipilih adalah Desa Ceubrek Pirak, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Daerah ini dipilih karena merupakan daerah rawan banjir.

“Selain program lingkungan, kami juga mengusung program kesehatan, salah satunya dengan mengadakan pelatihan bantuan hidup dasar pada pemuda gampong setempat,” jelasnya.

Ilham mengungkapkan kalau program penanggulangan sampah ini digadang akan menjadi proyek percontohan pengolahan sampah bagi daerah sekitarnya.

“Keberhasilan program ini diharapkan mampu menstimulus daerah lain untuk mulai mengelola sampahnya secara ekonomis,” jelasnya. (Ria-H)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER