Disorot Banyak Pihak, Bimtek 174 Keuchik Nagan Raya ke Medan Akhirnya Dibatalkan

    BERBAGI
    Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Gampong, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Perempuan (DPMGP4) Nagan Raya, Okta Umran. (Foto/zul nagan)

    Suka Makmue (Waspada Aceh) – Setelah mendapat sorotan banyak pihak, acara Bimbingan Teknis (Bimtek) 174 keuchik asal Kabupaten Nagan Raya, Aceh, ke Medan Sumatera Utara oleh sebuah lembaga managemen, akhirnya dibatalkan.  

    Bimtek yang rencanya dilaksanakan dalam dua gelombang tersebut, awalnya akan diikuti oleh para keuchik dan ketua tuha peut setiap desa dengan anggaran Rp6 juta per orang.

    Plt Kepala DPMGP4 (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan) Kabupaten Nagan Raya, Okta Umran, Rabu (25/5/2022) mengatakan, kegiatan Bimtek tersebut telah dibatalkan. Pihaknya perlu mengkaji kembali manfaat bagi peserta dan hal lainnya.

    Pembatalan Bimtek itu, menurut Okta Umran, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan pimpinannya. Dengan telah dibatalkan Bimtek tersebut, berarti telah menyahuti kritikan dari masyarakat di Kabupaten Nagan Raya.

    Terhadap rencana Bimtek itu, pihaknya akan mengkaji ulang manfaatnya, serta jumlah anggaran yang dibutuhkan selama kegiatan dimaksud. Setelah dilakukan kajian kembali, nantinya pelaksanaan Bimtek akan dipertimbangkan secara matang, sebut Okta Umran.

    Untuk itu Plt Kepala DPMGP4 berharap, dengan pembatalan Bimtek tersebut, para keuchik dan ketua tuha peut di Kabupaten Nagan Raya fokus terhadap aktivitas di gampong masing- masing. Khususnya dalam menyukseskan program pembangunan serta program sosial lainnya.

    Okta Umran juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan LSM yang telah memberikan kritikan dan saran terkait rencana kegiatan Bimtek hingga kemudian dibatalkan. (Zul Nagan)

    BERBAGI