Selasa, Maret 5, 2024
Google search engine
BerandaDi Simalungun, Anies Kagumi Keteduhan Umat Beragama

Di Simalungun, Anies Kagumi Keteduhan Umat Beragama

Simalungun (Waspada Aceh) – Lawatan Anies Baswedan di Sumatera Utara mendapat sambutan meriah, salah satunya ketika capres ini mengunjungi Samalungun, Jumat pagi (03/11/2023).

Pantauan Waspada di lokasi, ribuan warga yang memenuhi lokasi bukan hanya pendukung dari partai koalisi PKS, NasDem dan PKB, tetapi juga warga datang dari berbagai daerah termasuk Kota Pematangsiantar dengan menggunakan angkutan umum.

Warga dengan berbagai latar belakang terlihat antusias dan histeris menyambut kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Anies pun menyambutnya dengan senyum khasnya serta lambaian tangan kepada warga.

“Yel…yel…Anies….presiden, Anies…presiden, AMIN…menang satu putaran,” terus mengumandang sesaat Anies tiba di lokasi.

Kedatangan Anies ke Pondok Persulukan Serambi Babussalam tersebut didampingi istri tercinta Fery Farhati dalam rangka silaturrahmi dengan Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Dr Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk bersama para Tuan Guru, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat se Sumatera Utara.

Sejumlah tokoh juga terlihat menyambut kedatangan Anies antara lain mantan Bupati Simalungun dua periode, JR Saragih, mantan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, Ketua DPD PKS Kabupaten Simalungun, Jumali, Ketua NasDem Kabupaten Simalungun, Ida Masta Saragih dan Ketua PKB Simalungun, para pendeta dari sejumlah gereja serta sejumlah anggota DPRD daerah dan provinsi dari partai koalisi pendukung Bacapres Anies Baswedan.

Sebelumnya, Anies Baswedan mendapat penjelasan dari TGB Syekh Dr Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk terkait keberadaan Pondok Persulukan Serambi Babussalam. Selain diberi sorban, Anies juga didoakan agar dapat memenangkan Pilpres 2024.

Kesempatan singkat itu juga dimanfaatkan untuk berziarah ke makam pendiri Pondok Petsulukan Al-Arif Billah Syekh Abdurrahman Rajaguguk Al Khaliy Naqsyabandi yang juga ayahanda dari TGB Syekh Dr Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk.

Anies dan istri juga diberi seperangkat kain adat Simalungun oleh Ihutan Bolon Saragih Garingging yang dipandu JR Saragih.

Anies Baswedan menyampaikan rasa harunya menyaksikan antusias warga yang telah bersedia hadir di lokasi persulukan yang jauh dari kota. Baginya, kehadiran warga merupakan satu kehormatan dan kehadirannya di tanah ‘Habonaron Do Bona’ Simalungun merupakan kali pertama. Apalagi dirinya dan istri diberi seperangkat kain adat (ulos/hiou) Simalungun,

” Izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih pada semua yang memilih untuk hadir bersama dan berkumpul di tempat ini. Sungguh sebuah kehormatan, ini kali pertama kami menginjakkan kaki di Simalungun. Tapi ini bukan kali terakhir untuk berada di tempat ini. Ini adalah perjumpaan awal semoga akan bisa berkelanjutan di masa yang akan datang,” ujar Anies.

Terkait dengan pemberian kain adat Simalungun, Anies merasa mendapat kehormatan yang tulus dari warga Simalungun dan kagum atas kedamaian dan keteduhan di tempat itu, di mana pondok persulukan berdampingan dengan gereja.

Umat Nasrani hidup berdampingan dengan umat Muslim dalam suasana ketenangan, keteduhan dan kedamaian.

“Simalungun dapat jadi contoh untuk Indonesia. Ini bukan teori dan bukan di atas kertas. Ini sudah menjadi kenyataan dan ini Insyaallah akan terus ke depan menjadi kenyataan yang benar,” tandas Anies.

Dia mengajak suasana keteduhan dapat dijaga dengan baik sambil berikhtiar perubahan untuk Indonesia yang lebih adil.

Lewat pukul 10:10 WIB Anies dan rombongan bergerak menuju Kabupaten Asahan. Kegiatan tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas di daerah itu hingga membuat personel Sat Lantas Polres Simalungun bekerja ekstra sampai akhirnya lalu lintas berangsur lancar. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments