BerandaAcehDanone Indonesia Dukung Pemulihan Pascabencana Melalui Akses Air Bersih dan Infrastruktur Kesehatan...

Danone Indonesia Dukung Pemulihan Pascabencana Melalui Akses Air Bersih dan Infrastruktur Kesehatan di Aceh dan Sumatera Utara

Idi (Waspada Aceh) – Danone Indonesia terus melanjutkan dukungan untuk pemulihan pascabencana di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, melalui penyediaan akses air bersih serta instalasi pengolahan air (water treatment) di sejumlah fasilitas kesehatan, sebagai respons atas dampak bencana banjir dan kerusakan infrastruktur yang melanda wilayah tersebut sejak November 2025.

Bencana tersebut menyebabkan terganggunya layanan air bersih di berbagai rumah sakit dan puskesmas, yang berdampak langsung pada kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat.

Dukungan ini merupakan hasil kolaborasi antara Danone Indonesia, Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dan pemerintah daerah, termasuk Dinas Kesehatan Provinsi Aceh serta sejumlah dinas kesehatan kabupaten. Tujuan utama dari program ini adalah memastikan layanan medis, sanitasi, dan operasional fasilitas kesehatan tetap memenuhi standar keamanan dan kesehatan yang layak.

Selain penyediaan sumber air bersih dan unit water treatment, Danone Indonesia juga menyalurkan perlengkapan kesehatan dasar untuk mendukung tenaga kesehatan bekerja secara optimal, yang dilakukan bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Secara keseluruhan, dukungan diberikan kepada 7 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan 29 Puskesmas/Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah terdampak. Bentuk dukungan mencakup pembangunan 35 titik sumber air bersih (deep well) dan pemasangan 7 unit water treatment.

Infrastruktur ini tersebar di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bireuen, Pidie Jaya, Kota Langsa, Aceh Tengah, hingga Tapanuli Tengah di Sumatera Utara.

Water treatment (pengolahan air) di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zubir Mahmud di Idi, Aceh Timur, bantuan dari Danone Indonesia. (Foto/dok)

Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dan keberlanjutan layanan kesehatan di kawasan tersebut.

Penyerahan bantuan dari Danone Indonesia secara simbolis diterima oleh Bupati Aceh Timur yang diwakili oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, Adlinsyah, S.Sos, M.AP, di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zubir Mahmud di Idi, Aceh Timur, Rabu (4/3/2026).

Acara ini disaksikan oleh Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Agus Jamaludin, SKM, M.Kes; Ketua Umum PP IBI, Dr. Ade Jubaedah, S.SiT, MM, MKM; serta jajaran Dinas Kesehatan Aceh Timur, direktur rumah sakit, dan kepala berbagai fasilitas kesehatan penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Plt Sekretaris Daerah Aceh Timur, Adlinsyah, S.Sos, M.AP menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan yang diberikan Danone Indonesia, yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan lapangan.

“Kami di Aceh Timur merasakan betul bagaimana bencana kemarin memengaruhi layanan kesehatan. Banyak puskesmas dan rumah sakit terganggu karena keterbatasan air bersih. Karena itu, bantuan dari Danone Indonesia ini sangat berarti bagi kami. Ini bukan hanya soal air bersih, tetapi tentang memastikan masyarakat kami tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, kami mengucapkan terima kasih dan berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ujar Adlinsyah.

Selain penyerahan bantuan, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI dan Danone Indonesia mengenai dukungan akses air bersih untuk pemulihan fasilitas kesehatan pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Agus Jamaludin, SKM, M.Kes, menyatakan bahwa ketersediaan air bersih merupakan komponen esensial dalam menjaga mutu layanan dan keselamatan pasien, terutama di wilayah terdampak bencana.

“Kerja sama antara Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dan Danone Indonesia ini menunjukkan bentuk kolaborasi yang konstruktif dalam mendukung percepatan pemulihan layanan kesehatan di Aceh dan Sumatra. Kami mengapresiasi dukungan tersebut yang sejalan dengan kebijakan nasional untuk memperkuat ketahanan fasilitas kesehatan dan memastikan layanan tetap berjalan aman dan berkelanjutan,” kata Agus Jamaludin.

Sementara itu, Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia, menyampaikan bahwa pemulihan akses air bersih merupakan salah satu faktor penentu dalam mempercepat normalisasi layanan kesehatan setelah bencana.

“Air adalah hal yang paling dasar untuk kehidupan dan menjadi kebutuhan utama di setiap fasilitas kesehatan. Tanpa air bersih, layanan medis, persalinan, hingga sanitasi tidak mungkin berjalan dengan aman”, ujarnya.

“Sebagai perusahaan yang telah puluhan tahun bekerja bersama masyarakat Indonesia dalam menghadirkan hidrasi dan nutrisi berkualitas, Danone Indonesia merasa harus hadir secara berkelanjutan untuk memperkuat pemulihan di wilayah terdampak,” lanjut Vera.

Vera juga menambahkan bahwa pengalaman panjang Danone Indonesia dalam pengelolaan air, termasuk rekam jejak AQUA selama 53 tahun menjaga kualitas air di Indonesia serta lebih dari 71 tahun pengalaman dalam menyediakan produk nutrisi, menjadi dasar bagi perusahaan untuk membangun infrastruktur penyediaan air bersih dan instalasi water treatment bagi fasilitas kesehatan di Aceh dan Sumatra.

“Terima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah memberikan arahan terkait lokasi fasilitas kesehatan yang paling membutuhkan. Kami berharap dukungan ini dapat membantu layanan kesehatan kembali berjalan optimal, aman, dan layak bagi masyarakat,” tambahnya.

Perlu diketahui bahwa sejak akhir 2025, Danone Indonesia juga telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut mencakup puluhan ribu boks air mineral AQUA, nutrisi anak Bebelac siap minum, ribuan liter air bersih, serta bantuan dana bagi masyarakat di Aceh Tamiang, Tanjung Pura, Langkat, dan Tapanuli Tengah.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Danone Indonesia untuk terus hadir dan mendukung masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam situasi bencana. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER