Kamis, Juli 18, 2024
Google search engine
BerandaBupati Mawardi Ali Berharap Dana CSR Berkontribusi untuk Program Kotaku

Bupati Mawardi Ali Berharap Dana CSR Berkontribusi untuk Program Kotaku

Kota Jantho (Waspada Aceh) – Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, membuka rapat koordinasi dan sosialiasi pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan BUMN, BUMD dan swasta di Aceh Besar, Selasa (16/10/2018).

Kegiatan tersebut berlangsung sehari di aula Sekretariat PP PORA XIII, Desa Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar menyampaikan, pemerintah akan merancang qanun CSR yang partisipatif agar bisa dikelola bersama-sama nantinya. Kata Mawardi, banyak sekali program Aceh Besar menyentuh langsung pada kehidupan masyarakat, yang bisa didanai melalui CSR perusahaan dan badan usaha yang berada di Aceh Besar.

“Dengan harapan pemanfaatan dana CSR nantinya dalam program pengentasan kemiskinan dan pembinaan tidak lagi hanya sebatas bantuan saja,” kata Bupati Mawardi Ali.

Menurut Bupati Mawardi, Kabupaten Aceh Besar sekarang termasuk salah satu program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), yakni Kecamatan Krueng Barona Jaya d imana kecamatan tersebut berbatasan langsung dengan Kota Banda Aceh. Harapannya, kata bupati, supaya kawasan tersebut tidak kumuh.

“Aceh Besar sangat berpotensi menjadi kumuh sehingga penyediaan tempat sampah dan sarana angkutan sampah sangat penting. Harus kita manfaatkan dengan baik sehingga ini bisa menjadi salah satu sasaran yang dapat disalurkan melalui dana CSR,” pungkas Mawardi.

Bupati berharap integrasi dan kerja sama program dengan perusahaan, terutama untuk pemanfaatan CSR yang tepat guna dan tepat sasaran di masyarakat. Dalam kesempatan itu, Bupati Mawardi juga memaparkan program Pro-Abes, program Beasiswa, program 1 Desa 1 Hafidz, program Kotaku Tanpa Kumuh dan air bersih serta program pembinaan lainnya, seperti pembinaan MTQ lanjutan pasca musabaqah.

Sementara itu, Asisten Mandiri Kotaku Aceh Besar, Maya Keumala Dewi, mengatakan program Kotaku meliputi bidang persampahan, yaitu bagaimana mengelola sampah, pengelolaan air limbah, kemudian pelayanan air bersih, layanan sanitasi, pengamanan kebakaran dan juga ruang terbuka publik.

Program itu, kata dia, bertujuan untuk meningkatnya akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan perkotaan pada permukiman kumuh sesuai dengan kriteria permukiman kumuh yang ditetapkan.

Keumala Dewi menambahkan, di Kabupaten Aceh Besar terpilih hanya satu kecamatan dalam program Kotaku, yaitu Kecamatan Krueng Barona, karena kecamatan tersebut berada di perbatasan langsung dengan Kota Banda Aceh.

Rakor dan sosialisasi tersebut diawali dengan penyerahan tong sampah dari Bank Aceh Syariah Cabang Jantho, motor Viar dari PT Samana Citra Agung kepada Bupati Mawardi Ali yang selanjutnya diserahkan langsung kepada Camat Krueng Barona Jaya, Salamuddin MZ SE untuk dimanfaatkan bagi keperluan masyarakat.

Rapat Koordinasi terkait penggunaan dana CSR ini dihadiri oleh BUMN, BUMD dan perusahaan/dunia usaha, yakni PT Aceh Media Grafika (Serambi Indonesia), PT Telkom, PT Angkasa Pura II, Larfarge Cemen Indonesia (semen Andalas) dan PLN. Ada juga Bank Aceh, BRI, BNI, The Pade Hotel, Permata Hati,  Pertamina, PT. Semen Padang, PT. Holchim, PT. Samana Citra Agung dan lain lain.

Sekda Aceh Besar, Drs. Iskandar, MSi dalam rapat koordinasi dengan kalangan dunia usaha tersebut juga mengaharapkan kontribusi pada sektor pariwisata yang sangat potensial.

“Kondisi pariwisata masih membutuhkan sentuhan CSR untuk penyediaan sarana dan penataan yang lebih baik,” ujarnya pada acara yang juga dihadiri Plt Kepala Bappeda Aceh Besar Ir Zakaria MT selaku koordinator program Kotaku Kabupaten Aceh Besar serta sejumlah Kepala SKPK Aceh Besar.(Ria)

BERITA TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER