Sabtu, April 5, 2025
spot_img
BerandaAcehBP3MI Aceh Gelar Orientasi Pra Pemberangkatan bagi Calon Pekerja Migran

BP3MI Aceh Gelar Orientasi Pra Pemberangkatan bagi Calon Pekerja Migran

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh menggelar Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Provinsi Aceh, pada Selasa, (19/9/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan mencegah permasalahan yang dialami pekerja saat berada di negara penempatan misalnya korban human trafficking.

Kepala BP3MI Aceh, Siti Rolijah, mengatakan bahwa CPMI yang mengikuti OPP di Kantor BP3MI Aceh sebelumnya telah lulus seleksi administrasi dan wawancara pada Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Agafia Adda Mandiri, Kantor Pusat yang berlokasi di Depok, Jawa Barat.

“Mereka mendapatkan pekerjaan sebagai construction worker yang memiliki keahlian reparasi air conditioner (AC),” kata Siti.

CPMI yang ingin bekerja ke luar negeri harus memastikan kelengkapan dokumen yang wajib dimiliki sesuai UU No. 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, sekurang-kurangnya CPMI memiliki kontrak kerja, visa kerja, paspor, dan jaminan sosial (BPJS Ketenagakerjaan).

Jika telah memiliki seluruh dokumen tersebut, sebelum berangkat diwajibkan mengikuti OPP di BP3MI. OPP adalah salah satu tahapan proses penempatan PMI yang merupakan pelindungan sebelum bekerja. Mereka akan berangkat ke Malaysia pada bulan Oktober 2023.

Siti menjelaskan bahwa OPP dilaksanakan untuk CPMI yang mengikuti program kerja skema private to private (P to P). Skema P to P adalah skema penempatan PMI yang dilaksanakan oleh P3MI yang berizin untuk ditempatkan pada pemberi kerja berbadan hukum atau pemberi kerja perseorangan di negara penempatan.

Dalam OPP, CPMI mendapatkan materi tentang hak dan kewajiban PMI, tata cara pengaduan dan perlindungan PMI, budaya dan bahasa negara penempatan, kesehatan dan keselamatan kerja, serta keterampilan hidup.

“Materi-materi ini diharapkan dapat membekali CPMI dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja secara profesional dan mandiri di negara penempatan,” jelasnya.(*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER