Jumat, Januari 23, 2026
spot_img
BerandaAcehBNPB Verifikasi 26 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Bireuen

BNPB Verifikasi 26 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Bireuen

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang melakukan proses verifikasi 26 ribu unit rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Bireuen, Aceh.

Untuk mempercepat proses verifikasi, BNPB menugaskan 200 orang verifikator yang saat ini sedang bekerja di lapangan.

Plt Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen Doli Mardian, menjelaskan tim verifikasi rumah terdampak bencana hidrometeorologi di Bireuen telah mengikuti bimbingan teknis pada Senin, 19 Januari 2026.

Doli menerangkan tim verifikasi sudah bekerja selama dua hari di lapangan. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, tim tersebut akan bekerja selama satu minggu.

“Tim sedang bekerja di lapangan melakukan verifikasi. Jumlah mereka 200 orang. Setiap desa ditugaskan dua orang petugas verifikasi,” terang Doli Mardian, Kamis (22/1/2026).

Verifikator tersebut bertugas memverifikasi data rumah yang hilang atau rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Setelah proses verifikasi rumah terdampak bencana hidrometeorologi, akan dilakukan proses uji publik.

Data daftar rumah-rumah tersebut akan diumumkan di desa masing-masing. Setelah proses uji publik selesai, maka dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

Pada kesempatan itu Doli juga menjelaskan, untuk rumah hilang atau rusak berat yang oleh pemiliknya memilih Hunian Tetap (Huntap) mandiri, pembangunannya akan dilakukan oleh BNPB.

“Untuk korban yang memilih Huntap mandiri, maka pembangunannya dilakukan oleh BNPB,” terangnya.

Doli menjelaskan proses pembangunan Huntap di Bireuen akan dilanjutkan pada awal Februari 2026. Sebelumnya di Gampong Balee Panah, Juli, sudah dibangun tiga unit rumah contoh oleh BNPB.

Data Huntap Terpusat Sudah Dikirim ke PKP

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen, Fadli. (Foto/Ist)

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen, Fadli, dalam keterangan terpisah mengatakan pihaknya sudah mengirimkan data Huntap terpusat kepada Kementerian Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Adapun jumlah Huntap terpusat berjumlah 48 unit, seluruhnya berada di Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Dari 48 unit Huntap terpusat tersebut, 31 unit berada di Dusun Bivak, dan 17 unit di Dusun Alue Keumiki.

“Data Huntap terpusat sudah kami kirim ke Kementerian PKP,” kata Fadli.

Ia menjelaskan, Kementerian PKP hanya membangun Huntap yang terkonsentrasi pada satu titik.

“Jadi mereka membangun Huntap seperti komplek, berada di satu titik dalam jumlah tertentu. Mudah-mudahan Kementerian PKP juga akan membangun Huntap mandiri di desa terdampak, seperti yang dilakukan BNPB,” tutupnya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER