Jumat, Januari 16, 2026
spot_img
BerandaAcehBNPB: Banyak Jalur Putus, Gayo Lues Masih Terisolasi Total Akibat Banjir-Longsor

BNPB: Banyak Jalur Putus, Gayo Lues Masih Terisolasi Total Akibat Banjir-Longsor

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi terbaru penanganan banjir dan longsor di Aceh yang hingga Sabtu (29/11) sore masih menunjukkan dampak kerusakan yang luas. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa sejumlah jalur transportasi darat belum dapat dilalui akibat putus total di berbagai titik.

Jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Utara–Aceh Tamiang masih lumpuh dan kini tengah ditangani Kementerian PUPR. Kondisi di jalur utama Banda Aceh–Lhokseumawe–Aceh Timur juga terganggu usai Jembatan Meureudu di perbatasan Bireuen–Pidie Jaya runtuh, disertai kerusakan Jembatan Samalanga yang membuat arus menuju Bireuen terpaksa dialihkan.

“Sampai sore ini jalur transportasi darat yang masih terputus cukup banyak. Kita upayakan agar bertahap bisa ditembus,” kata Suharyanto dalam konferensi pers melalui kanal YouTube BNPB, Sabtu (29/11/2025).

Dampak paling parah terjadi di Gayo Lues, yang hingga kini tidak bisa diakses lewat darat. Suharyanto menegaskan bahwa seluruh jalur utama yang menghubungkan kabupaten itu dengan empat wilayah lainnya Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Timur, dan Aceh Barat Daya—putus total.
“Gayo Lues sampai sore ini belum bisa diakses. Semua jalur darat ke kabupaten tersebut putus total di beberapa titik,” ujarnya.

Kerusakan serupa meluas ke Aceh Tengah, termasuk putusnya jalur Bireuen–Takengon serta ambruknya Jembatan Tepin Mane di Bireuen. Ruas jalan nasional Aceh Tengah–Nagan Raya dan jalur Takengon–Isaq–Gayo Lues juga tidak dapat dilewati karena longsor dan badan jalan yang hilang terbawa arus.
Di Bener Meriah, seluruh jalur utama menuju Aceh Tengah, Bireuen, dan Lhokseumawe ikut terputus sehingga jalur udara menjadi satu-satunya opsi distribusi bantuan.

“Akses menuju Bener Meriah putus total, sehingga satu-satunya alternatif adalah melalui udara dari Bandara Rembele,” kata Suharyanto.

Di wilayah barat–selatan Aceh, banjir masih menggenangi jalur Singkil–Aceh Selatan menuju Tapaktuan, meski kondisi mulai membaik karena dua hari terakhir tidak terjadi hujan.

Selain akses darat, pemulihan komunikasi menjadi perhatian karena banyak daerah terisolasi akibat putusnya jaringan seluler dan internet. BNPB memastikan pemasangan Starlink telah dilakukan di sejumlah titik di Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.

“Komunikasi sangat penting dalam penanganan bencana. Beberapa wilayah sudah dapat akses internet darurat melalui Starlink, dan akan terus kami tambah di daerah lain,” kata Suharyanto. Adapun Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Langsa masih menunggu mobilisasi perangkat tambahan.

BNPB memastikan pemulihan akses darat dan komunikasi terus dikebut secara bertahap. Pemerintah pusat dan daerah berupaya memastikan seluruh wilayah terdampak segera dapat dijangkau bantuan, terutama daerah yang hingga kini masih terisolasi akibat bencana. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER