Beranda Disbudpar Aceh Bahas Percepatan Investasi Sektor Pariwisata UAE, Pemerintah Aceh Gelar Rakor di Aceh...

Bahas Percepatan Investasi Sektor Pariwisata UAE, Pemerintah Aceh Gelar Rakor di Aceh Singkil

BERBAGI
Rakor membahas percepatan investasi sektor pariwisata UEA di Aceh Singkil. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Untuk mendukung percepatan investasi sektor pariwisata di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Pemerintah Aceh menggelar rapat koordinasi (Rakor) di kantor Bupati Aceh Singkil, Kamis (10/6/2021).

Selain rapat terkait koordinasi mengenai kesiapan investasi dari Murban Energy, Uni Emirat Arab (UEA), juga menggelar peninjauan langsung ke Pulau Banyak, melihat kesiapan pembangunan infrastruktur dan konektivitas.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berkomitmen menyukseskan serta membantu percepatan pengembangan investasi Murban Energy di Pulau Banyak, Aceh Singkil,” kata Bupati Aceh Singkil, Dulmursid, dalam sambutannya saat membuka rakor.

Staf Khusus Gubernur Aceh, Iskandar, menyampaikan, Pemerintah Aceh dan Murban Energy Ltd telah menandatangani Letter of Intents (Lol) pada Business Forum Indonesia – United Arab Emirates di Jakarta, 5 Maret 2021, yang menjadi tahap awal minat percepatan pengembangan investasi oleh Murban Energy di Pulau Banyak, Aceh Singkil.

“Bapak Gubernur juga telah melakukan pertemuan di Abu Dhabi dengan Menteri Energy dan Infrastruktur UAE, yang menegaskan permohonan Murban Energy kepada Pemerintah Indonesia untuk memberikan insentif yang diminta sebanding dengan besaran investasi,” sebut Iskandar.

Adapun besaran investasi, tambah Iskandar, yang akan dikeluarkan Murban Energy sebesar 300-500 juta USD dan komitmen untuk turut membangun infrastruktur.

“Rencana infrastruktur berupa airport, pelabuhan dan jalan, yang nantinya memberi manfaat sosial bagi masyarakat sekitar dari berbagai aspek dan kalangan,” tambah Iskandar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, mengatakan, untuk menyukseskan percepatan pengembangan investasi Murban Energy, perlu melibatkan berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah terkait.

“Kehadiran investasi ini nantinya berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan dan terbukanya berbagai lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Kepala DPMPTSP Aceh, Marthunis, yang turut hadir dalam rakor tersebut juga memaparkan, perlu adanya insentif di daerah.

“Saya kira kalau tidak adanya insentif bagi investasi daerah terpencil, maka investasi tidak akan matang karena biasanya orang akan memilih investasi di daerah yang infrastrukturnya sudah matang,” sebut Marthunis.

Ketua Tim Koordinasi Penanganan Sengketa/Permasalahan Investasi dan Perdagangan Kemenko Marves, Leo Mualdy Christoffel, beserta jajaran yang telah melakukan peninjauan ke Pulau Banyak, berharap setelah rapat koordinasi ini dalam jangka waktu satu bulan kita sudah update kepada Menko Marves dan melakukan pertemuan lagi untuk menerima progress lebih lanjut.

“Untuk menyukseskan percepatan pengembangan investasi Murban Energy perlu melibatkan berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah terkait. Kehadiran investasi ini nantinya akan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan dan terbukanya berbagai lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” sebut Leo.

Dalam peninjauan lokasi, para delegasi melewati rute Jalan Kab/Provinsi/Nasional Aceh Singkil – Subulussalam – Masingol – Dolok – Balige – Silangit (256 kilometer) untuk melihat langsung infrastruktur yang akan mendukung aksesibilitas rencana pengembangan investasi Murban Energy di Pulau Banyak. (b03)