Suka Makmue (Waspada Aceh) – Akibat dari kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) di Puloe Krut Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, telah menghanguskan 23 hektare kebun sawit milik masyarakat. Sampai saat ini, api belum berhasil dipadamkan di lokasi kebakaran tersebut
Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi, Senin (30/5/2022) menyebutkan, kebakaran lahan gambut itu telah menyebabkan 23 hektare lahan sawit hangus. Dengan kondisi cuaca secara visual cerah, dan suhu mencapai 23-32 Celcius, petugas sulit untuk menjinakkan api di lokasi kejadian, ujarnya.
Menurut Irfanda, untuk mengatasi kebakaran yang terjadi di dua titik itu, petugas mengalami kesulitan memadamkan api. Itu terjadi karena terbatasnya sumber air, serta arah mata angin yang berubah-ubah.
Kondisi terakhir, kata Kalak BPBD itu, untuk titik pertama di Gampong Puloe Krut, api telah berhasil dipadamkan setelah menghanguskan 7 hektare lahan sawit masyarakat. Sedangkan untuk titik kedua di Gampong Puloe Krut berbatasan dengan Gampong Kabu Kecamatan Tripa Makmur, jumlah lahan terbakar 16 hektare, dan baru 13 hektare yang berhasil dipadamkan oleh petugas, sebutnya.
Petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri, Polhut dan masyarakat, sedang melakukan upaya pemadaman. Namun kata Irfanda, melihat kondisi cuaca cerah disertai angin kencang, pihaknya tetap waspada agar tidak muncul api lagi di lahan yang telah berhasil dipadamkan. (zul nagan)