Jumat, Mei 24, 2024
Google search engine
BerandaAminullah: Pemko Banda Aceh Komit Majukan UMKM

Aminullah: Pemko Banda Aceh Komit Majukan UMKM

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen untuk memajukan dunia Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), melalui pelatihan, akses pasar, hingga akses permodalan terus diberikan kepada para pelaku UKM.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan hal itu pada acara pelantikan Dewan UKM Banda Aceh periode 2018-2022 di Aula Gedung Mawardy Nurdin, kompleks balai kota, Selasa (22/1/2019).

“Pertama saya ucapkan selamat atas pelantikan pengurus Dewan UKM Banda Aceh. Semoga dengan lahirnya lembaga ini menjadi suatu pencerahan terhadap berbagai persoalan UKM, terutama agar bisa bersaing dan meningkatkan pemasaran.”

Menurutnya, keberadaan lembaga tersebut penting agar sektor UMKM di Banda Aceh dapat berjalan dengan baik.

“Berkembangnya UMKM akan menjadi salah satu solusi untuk memajukan kota. Saya berharap dengan semakin banyaknya entrepreneur di Banda Aceh akan membantu mengentaskan pengangguran dan kemiskinan yang masih kita hadapi,” katanya.

“Untuk itu, Pemko Banda Aceh sangat komit untuk memajukan dunia UMKM. Kita mendukung penuh setiap kegiatan yang digelar oleh para pelaku UMKM. Pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM terus kita berikan melalui dinas terkait,” ujar Aminullah.

“Promosi produk-produk unggulan Banda Aceh juga terus kita lakukan hingga ke luar kota bahkan luar negeri. Tujuannya agar pemasarannya bisa lebih luas ke depan,” sambung Aminullah.

Selain pelatihan dan promosi, bantuan permodalan juga telah diberikan Pemko Banda Aceh melalui lembaga keuangan mikro PT Mahirah Muamalah Syariah (MMS). “Hingga saat ini sudah dua ribu lebih pengusaha kecil yang kita bantu,” katanya.

Aminullah seraya menyebut kehadiran PT MMS juga untuk menekan praktik rentenir yang banyak menjerat pengusaha mikro dan kecil selama ini.

Wali kota menambahkan, pariwisata yang menjadi sektor andalan Banda Aceh saat ini juga sangat membutuhkan andil dari para pelaku UMKM.

“Produk-produk UMKM kita mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner selalu diburu oleh wisatawan. Berikan pelayanan terbaik kepada setiap tamu yang datang, jaga kualitas produk, dan harga jual juga tetapkan yang wajar,” pesan wali kota.

Ketua Dewan UKM Banda Aceh yang baru dilantik, Erizal Desman mengatakan, pihaknya ingin mengajak seluruh pelaku UKM di Banda Aceh untuk menyatukan sikap dan visi bersama Dewan UKM.

“Terutama terkait standarisasi produk, manajemen keuangan, dan tata kelola usaha. Kemudia terkait sertifkasi untuk menjamin usaha kita mendapat kepercayaan dari masyarakat,” ujarnya.

“Kami akan mencoba mengaktifkan Dewan UKM ini sebagai tempat market-nya UMKM Banda Aceh. Untuk itu kami mengharapkan juga dukungan penuh dari Pemko Banda Aceh, salah satunya berupa penyediaan ruang publik.”

“Ruang publik dimaksud berupa gedung atau rumah seni kreatif sebagai sarana bagi kami untuk memberikan pendampingan bagi para pelaku UKM di Banda Aceh. Kami juga berharap agar hak-hak kreativitas semakin diakui lewat ajang-ajang penghargaan bagi pelaku UKM,” harapnya.

Prosesi pelantikan pengurus Dewan UKM Banda Aceh periode 2018-2022 dipimpin oleh Ketua Dewan UKM Komite Wilayah Aceh, T Nurmiadi Boy. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan MoU kerja sama antara Pemko Banda Aceh dan Dewan UKM Banda Aceh.

Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris Dewan UKM Komite Wilayah Aceh, Abdul Malik Musa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banda Aceh, Iskandar, Kadisperindagkop dan UKM, T.Iwan Kusuma, Kabag Adm Perekonomian, M Ridha, Dirut PT MMS, T.Hanansyah, dan ratusan pelaku UKM se-Banda Aceh. (Adv)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER