Sabtu, Maret 2, 2024
Google search engine
BerandaAcehAksi Bakar-bakar Ban Kembali Terjadi di Kantor Gubernur Aceh

Aksi Bakar-bakar Ban Kembali Terjadi di Kantor Gubernur Aceh

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ikatan Mahasiswa Pemuda (IMP) Seuramoe Meukah kembali melakukan aksi bakar-bakar ban di halaman Kantor Gubernur Aceh, Rabu (29/11/2023).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kritik dan peringatan kepada Penjabat (Pj) Gubernur Aceh agar tidak menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024.

Diketahui, aksi ini merupakan keempat kalinya dilakukan oleh IMP Seuramoe Meukah. Mereka datang membawa spanduk dengan hashtag “Pj Gubernur Aceh Jangan Tidur”.

Kali ini massa datang kembali ke Kantor Gubernur Aceh untuk menyuarakan hak-hak rakyat Aceh dengan mendesak Pj Gubernur Aceh agar tidak menggunakan dana Otsus untuk penyelenggaraan PON.

Alasan, karena masih banyak permasalahan yang belum bisa ditangani seperti kemiskinan, pendidikan dan pengangguran di Aceh. Alangkah baiknya, dana Otsus digunakan untuk menunjang segala ketertinggalan, ketimbang untuk PON.

“Semua rakyat Aceh tidak sudi dana Otsus untuk PON. Karena itu haram hukumnya menggunakan sepeser pun dana Otsus untuk PON,” tegas Koordinator Lapangan, Fathur Muda Angkasa dalam orasinya.

Kata Fathur, massa tidak menolak, PON dilaksanakan di Aceh, cuman massa meminta pihak pemangku kepentingan melaksanakan event besar ini dengan serius dan jangan membuat malu masyarakat Aceh.

Karena itu, dia meminta Pj Gubernur Aceh untuk segera mendesak Pemerintah Pusat untuk menurunkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk penyelenggaraan PON di Aceh.

Jika tidak mampu, massa meminta Pj Gubernur Aceh untuk mundur dari ketua penyelenggara PON.

Fathur menambahkan, jika poin tuntutan ini tidak digubris oleh Pemerintah Aceh massa akan melakukan aksi terus-terusan dengan massa yang lebih banyak hingga poin tuntutan ini direalisasikan oleh Pemerintah Aceh.(*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments