Blangkejeren (Waspada Aceh) – Akses menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Ali Kasim, Kabupaten Gayo Lues, terganggu setelah Jembatan Aih Bobo kembali putus dan Jalan Badak tergenang banjir, Kamis (1/1/2026).
Jembatan Aih Bobo yang merupakan salah satu jalur ke RSUD tersebut rusak setelah diterjang luapan air sungai. Padahal, jembatan darurat yang dibangun warga setempat baru berfungsi sekitar satu bulan, pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025.
Sejak Kamis pagi, jembatan darurat itu tidak dapat dilalui karena debit air sungai meningkat setelah hujan deras mengguyur wilayah Gayo Lues sejak Rabu malam (31/12/2025).
Seorang warga setempat, Basri, mengatakan air mulai meluap sejak sekitar pukul 04.00 WIB. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai mengaku tidak tidur semalaman karena khawatir banjir kembali terjadi.
“Kalau hujan deras, kami memang tidak bisa tidur lagi karena takut air Aih Bobo meluap,” kata Basri kepada Waspadaaceh.com di lokasi kejadian.
Akibat luapan air tersebut, jembatan darurat yang menjadi penghubung menuju RSUD Gayo Lues kembali putus dan tidak bisa dilalui kendaraan. Meski demikian, warga bergotong royong memperbaiki jembatan agar tetap dapat dilewati pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Selain Jembatan Aih Bobo, akses lain menuju RSUD melalui Jalan Badak juga lumpuh. Air sungai bercampur lumpur meluap ke badan jalan hingga ketinggian lebih dari satu meter, sehingga menyulitkan kendaraan dan membahayakan pejalan kaki.
Hingga Kamis siang, kondisi tersebut belum membaik. Sebuah ambulans yang membawa pasien dari RSUD Gayo Lues sempat terjebak saat mencoba menerobos genangan air dan lumpur. Kendaraan itu terhenti hampir satu jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dengan bantuan puluhan pemuda.
Sementara itu, pengendara sepeda motor memilih tidak melintas karena kondisi jalan dinilai sangat berbahaya. (*)



