Jumat, April 19, 2024
Google search engine
BerandaOlahragaAceh Juara Liga Catur Antar Provinsi dan Maju ke Final

Aceh Juara Liga Catur Antar Provinsi dan Maju ke Final

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Provinsi Aceh dipastikan keluar sebagai juara pertama Liga Catur Antar Provinsi seri ketiga yang diselenggarakan oleh Liga Catur Indonesia (LCI) sekaligus berhak maju ke partai puncak final yang akan digelar awal Februari 2023.

Meski babak penyisihan Liga Catur Antar Provinsi seri ketiga yang mulai digelar sejak 1 Desember 2022 hingga 31 Januari 2023 ini belum selesai, tapi nilai yang telah dikemas para atlet catur Provinsi Aceh tidak mungkin terkejar lagi oleh seluruh provinsi lain di tanah air yang ikut serta dalam Liga LCI ini.

“Hingga kemarin malam, Minggu (29/1/2023) Provinsi Aceh telah mengantongi nilai 1.333 MP (Match Point) dan sudah tertutup peluang bagi provinsi lain untuk dapat mengejar atau menggeser podium Aceh di seri ketiga Liga Catur Antar Provinsi LCI 2023,” kata Sekretaris Umum Pengprov Percasi Aceh Teuku Ardiansyah WNP, kepada awak media, Senin, (30/1/2023).

Lebih lanjut, ucap Teuku Ardiansyah, dua babak tersisa yang akan dimainkan di penyisihan Liga Catur Antar Provinsi LCI yaitu Senin-Selasa malam ini. Kendati demikian, sudah tidak berpengaruh lagi nilainya bagi Aceh sebagai pemuncak podium I, karena Provinsi terdekat Jawa Barat baru mengantongi nilai 1.212 MP atau terpaut sangat jauh 121 MP dengan Aceh.

Sementara untuk setiap hari pertandingan yang diberi lebel “Liga Bendino” LCI ini, nilai tertinggi yang bisa dikemas oleh setiap provinsi berkisar 25 hingga 30 MP. Sedangkan pertandingan babak penyisihan hanya tersisa dua hari lagi sehingga tidak mungkin lagi nilai Aceh dikejar oleh seluruh provinsi di Indonesia yang ikut liga ini.

Pak Te sapaan akrabnya, lebih jauh memaparkan, sejumlah atlet catur Aceh yang sejak awal Desember hingga sekarang berjuang mengharumkan nama Aceh di LCI ini antara lain Musri Deni (242.5 MP), Fudhailul Bari (236 MP), Muhammad Akbar (225 MP), Teuku Arif (221 MP), Agussalim ZA (209.5 MP) dan Fauzul Zaini nilai 199 MP. Nilai ke enam atlet catur Aceh inilah yang dikalkulasikan menjadi nilai bagi Provinsi Aceh.

Selain enam atlet tersebut, puluhan atlet catur Aceh juga ikut menyemarakkan pertandingan Liga Bendino LCI ini setiap malamnya. Namun nilai yang mereka dapatkan selama pertandingan masih di bawah rekan-rekan mereka tersebut. Sistem perhitungan nilai untuk setiap provinsi hanya diambil dari nilai terbaik enam orang atlet saja.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara atau Admin Liga Catur Indonesia (LCI) Chacha Nugroho menyebutkan, Program Liga Catur Antar Provinsi ini digelar sejak pertengahan tahun 2022 dan saat ini telah memasuki seri ketiga diikuti hampir seluruh Provinsi di Indonesia. Adapun jumlah anggota LCI ini mencapai ribuan atlet se Indonesia.

“Untuk Seri ketiga ini, dimulai sejak tanggal 1 Desember 2022 hingga berakhir 31 Januari 2023. Selama periode dua bulan itu merupakan babak penyisihan untuk menentukan enam Provinsi teratas. Dan hingga H-2 Aceh masih menduduki peringkat pertama disusul Jawa Barat, Kalimantan Selatan (966.5 MP), Bangka Belitung (956 MP), Sumatera Barat (728 MP) dan DKI Jakarta (660.5 MP),” rincinya.

Ke enam Provinsi yang memiliki peringkat terbaik inilah yang nantinya akan maju ke partai puncak Final Liga Catur Antar Provinsi LCI, lanjut Chacha seraya menyebutkan partai final akan dimainkan awal pekan Februari ini.

Sementara Provinsi Sumatera Utara yang dikenal memiliki gudang pecatur-pecatur andal hingga saat ini hanya menduduki peringkat 8 dengan nilai 457 MP dibawah Nusa Tenggara Timur (491.5 MP) yang menduduki peringkat ketujuh.

Adapun hasil klasemen Liga Catur Antar Provinsi LCI hingga, Minggu (29/1/2023), Aceh 1333.0, Jawa Barat 1212.0, Kalimantan Selatan 966.5, Bangka Belitung 956.0, Sumatera Barat 728.0, DKI Jakarta 660.5, Nusa Tenggara Timur 491.5, Sumatera Utara 457.0, Kalimantan Tengah 427.5, Jawa Tengah 346.0, Kalimantan Timur 286.5, Jawa Timur 161.0, Banten 154.0, Sulawesi Selatan 142.5 dan Sulawesi Tenggara 124.0.

Selanjutnya disusul oleh, Bali 112.5, Papua 83.5, Gorontalo 82.5, Riau 75.0, Nusa Tenggara Barat 68.5, Kepulauan Riau 68.0, Sulawesi Utara 66.5, DI Yogyakarta 60.5, Bengkulu 35.0, Kalimantan Barat 27.5, Sumatera Selatan 18.0, Lampung 14.0, Jambi 3.5, Papua Barat 2.5, International Chess Federation 1.0 dan Sulawesi Barat 0.0. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER