“Pemerintah tidak boleh pernah ‘libur’ dari tanggung jawabnya kepada rakyat”
Meskipun suasana Idulfitri 1447 H/2026 M berlangsung hangat dengan keakraban keluarga dan kebahagiaan perayaan, Pemerintah Kota Banda Aceh tetap menjaga komitmennya yang tak tergoyahkan: memastikan pelayanan publik berkualitas terus berjalan tanpa hambatan. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran pemerintah selalu dekat dengan masyarakat, bahkan di saat momen hari raya yang dinantikan seluruh umat Muslim.
Berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Banda Aceh Nomor 100.3.4.3/1575 tentang Penyelenggaraan Kegiatan pada Masa Libur Pasca-Idulfitri, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah secara cermat menugaskan personel terbaiknya untuk tetap bersiaga dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tidak ada ruang untuk kompromi dalam menjamin kenyamanan dan kepastian layanan bagi setiap warga Banda Aceh. Salah satu pilar utama pelayanan yang tetap aktif adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Melalui Surat Perintah Tugas Nomor 800/168, Kepala DPMPTSP menetapkan jadwal layanan yang solid pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026, dengan menurunkan enam petugas profesional untuk setiap hari penugasan. Meskipun selama periode tersebut tidak terdapat pelaku usaha yang datang untuk mengurus perizinan, langkah membuka layanan tetap dijalankan sebagai bentuk kesiapsiagaan yang proaktif, siap merespons setiap kebutuhan yang mungkin muncul kapan saja.
“Selama momen libur Lebaran yang penuh berkah ini, kami tidak pernah meninggalkan posisi. Tim kami tetap standby 100 persen untuk memastikan layanan perizinan tetap mudah diakses oleh masyarakat.
Ini bukan sekadar tugas, melainkan bagian dari komitmen kami yang tak tergoyahkan dalam memberikan pelayanan prima, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan,” ujar Plt Kepala DPMPTSP, Faisal, dalam keterangannya pada hari Selasa (24/3/2026).
Tak hanya DPMPTSP, sejumlah instansi penting lainnya juga menunjukkan dedikasi yang sama tinggi. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tetap membuka pelayanan dengan jadwal terbatas untuk menangani administrasi kependudukan yang mendesak, seperti pembuatan atau penggantian dokumen penting.
Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) bekerja sama erat untuk menjaga ketertiban umum dan ketentraman kota, memastikan bahwa perayaan hari raya berlangsung dalam suasana aman dan kondusif.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) juga berada dalam kondisi siaga penuh 24 jam, siap merespons setiap potensi kebakaran yang mungkin terjadi akibat aktivitas perayaan atau kelalaian. Tidak kalah pentingnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa menjaga pelayanan kesehatan yang komprehensif selama 24 jam non-stop, dengan tenaga medis yang siap memberikan pertolongan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan di tengah libur hari raya.
Layanan dasar yang tidak boleh terganggu juga mendapatkan perhatian khusus. Perumdam Tirta Daroy memastikan aliran distribusi air bersih tetap lancar ke setiap rumah tangga, menghindari gangguan yang dapat mengganggu suasana meriah hari raya.
Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas secara intensif, mendukung kelancaran arus mudik pulang kampung dan arus balik ke kota, sehingga setiap perjalanan menjadi aman dan nyaman.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dalam berbagai kesempatan telah menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama yang tidak boleh pernah terhenti, bahkan di hari-hari libur besar keagamaan sekalipun.
“Pemerintah tidak boleh pernah ‘libur’ dari tanggung jawabnya kepada rakyat. Kita ada di sini untuk selalu hadir, memberikan dukungan dan layanan yang dibutuhkan. Oleh karena itu, kami memastikan setiap layanan dasar berjalan dengan baik, agar seluruh warga Banda Aceh dapat merayakan Idulfitri dengan hati yang tenang, tanpa perlu khawatir tentang akses ke layanan publik yang esensial, baik saat perayaan maupun setelahnya,” ujarnya dengan penuh kesadaran akan tanggung jawab yang diemban.
Dengan sinergi dan kesiapsiagaan yang terjalin erat di antara seluruh OPD, Pemko Banda Aceh mengharapkan bahwa setiap warga dapat merenungkan dan merayakan Idulfitri dengan kedamaian dan kebahagiaan yang sebenar-benarnya, karena mereka tahu bahwa pemerintah selalu siap menjadi benteng perlindungan dan pelayanan yang handal. (Adv)



