Minggu, Februari 22, 2026
spot_img
BerandaDisbudpar AcehPesona Sabang: Wisata Bahari Murah dan Memikat

Pesona Sabang: Wisata Bahari Murah dan Memikat

Sabang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya dan keramahan penduduk yang luar biasa.

Kota Sabang, Provinsi Aceh, telah menjelma menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang tak pernah sepi pengunjung. Terutama bagi keluarga yang mencari pengalaman liburan yang berkesan namun tetap ramah di kantong.

Sebagai pulau paling barat Indonesia, Sabang atau yang sering disebut Pulau Weh menawarkan pesona bahari dan alam yang luar biasa. Mulai dari pantai-pantai berpasir putih yang memukau hingga panorama laut yang masih sangat alami.

Keunggulan utama Sabang bukan hanya pada keindahannya, tetapi juga pada keterjangkauan biaya liburan yang ditawarkan. Ini menjadikannya pilihan yang jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan destinasi wisata serupa di daerah lain.

Bagi wisatawan yang baru pertama kali merencanakan perjalanan ke Sabang, ada beberapa informasi teknis yang penting untuk diketahui agar perjalanan berjalan lancar. Langkah pertama adalah menuju Kota Banda Aceh terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ulee Lheu untuk menyeberang ke Pelabuhan Balohan di Sabang.

Sangat disarankan untuk memesan tiket kapal jauh-jauh hari dan memperhatikan jadwal keberangkatan, baik untuk kapal lambat maupun kapal cepat. Karena ketersediaan tiket bisa berubah-ubah, terutama saat musim liburan.

Pemesanan tiket kini semakin mudah dengan adanya layanan online. Untuk tiket kapal lambat, wisatawan bisa mengakses aplikasi atau situs https://trip.ferizy.com/, sedangkan untuk tiket kapal cepat dapat dipesan melalui https://expressbahari.com/tarif.

Perbedaan antara kedua jenis kapal ini cukup signifikan: kapal lambat memungkinkan wisatawan membawa kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil, dengan tarif yang sangat terjangkau. Untuk penumpang Rp35.000 per orang, namun waktu tempuhnya memakan waktu sekitar 2 jam lebih.

Sementara itu, kapal cepat hanya melayani penumpang tanpa kendaraan, dengan tarif Rp100.000 per orang, namun waktu tempuhnya jauh lebih singkat, hanya sekitar 45 hingga 50 menit. Pilihan antara keduanya tergantung pada kebutuhan dan preferensi wisatawan, apakah lebih mengutamakan kenyamanan membawa kendaraan atau kecepatan perjalanan.

Rombongan wisatawan dari Medan ketika mengunjungi Kilometer Nol (KM 0) Sabang, akhir tahun 2025. (Foto/dok.Waspada Aceh)

Setibanya di Pelabuhan Balohan, wisatawan tidak perlu khawatir tentang transportasi untuk menjelajahi Sabang. Tersedia berbagai pilihan transportasi yang bisa disewa langsung di pelabuhan. Untuk yang suka kebebasan bergerak, sepeda motor tersedia dengan harga sewa mulai dari Rp75.000 hingga Rp150.000 per hari.

Bagi keluarga yang membutuhkan lebih banyak ruang, mobil juga tersedia dengan harga mulai dari Rp250.000 hingga Rp500.000 per hari. Kedua jenis transportasi ini disewakan lepas kunci, sehingga wisatawan bebas menjelajahi setiap sudut Sabang sesuai dengan keinginan sendiri.

Selain transportasi, akomodasi di Sabang juga sangat beragam dan terjangkau. Tersedia ratusan hotel, penginapan, dan guest house yang nyaman, dengan fasilitas lengkap namun harga yang sangat bersahabat. Banyak hotel yang terletak dekat dengan pantai menawarkan harga mulai dari Rp200.000 hingga di bawah Rp1.000.000 per malam, dengan pilihan kapasitas kamar yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.

Tidak hanya akomodasi dan transportasi, biaya untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Sabang juga relatif terjangkau. Wisatawan bisa mencoba aktivitas seru seperti menyelam, melihat lumba-lumba, atau snorkeling bersama ikan badut (Nemo) dengan biaya yang tidak terlalu mahal. Apalagi jika datang dalam rombongan, biasanya pengelola objek wisata memberikan diskon khusus, membuat liburan semakin hemat.

Di lokasi wisata seperti Iboih, bahkan tersedia kamar yang bisa disewa langsung saat kedatangan, memberikan fleksibilitas bagi wisatawan yang tidak merencanakan perjalanan secara mendetail.

Namun, ada satu hal penting yang perlu diingat: hindari mengunjungi Sabang pada hari libur panjang. Pada saat tersebut, tiket kapal akan sangat sulit didapat, antrian panjang di mana-mana, dan ketersediaan kamar hotel atau penginapan akan sangat terbatas.

Sebaliknya, datanglah di akhir pekan bersama keluarga. Pada waktu ini, suasana lebih tenang, dan wisatawan bisa lebih leluasa menikmati berbagai destinasi wisata alam maupun budaya yang ada di Sabang.

Sabang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya dan keramahan penduduk yang luar biasa. Wisatawan akan disambut dengan hangat oleh warga Sabang, membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan.

Selain itu, Sabang juga terkenal dengan jaminan keamanan dan kenyamanannya, sehingga wisatawan bisa berlibur dengan tenang tanpa perlu khawatir tentang hal-hal yang tidak diinginkan.

Dengan segala kelebihannya—keindahan alam yang memukau, biaya liburan yang murah, keramahan penduduk, dan keamanan yang terjamin—tidak heran jika banyak wisatawan yang langsung jatuh cinta pada Sabang sejak kunjungan pertama.

Ayo, rencanakan liburanmu ke Sabang sekarang juga dan rasakan pesonanya sendiri! (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER