Pidie Jaya (Waspada Aceh) – Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang akan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berdampak pemulihan bencana di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, mendapat sambutan hangat dari aparatur gampong setempat.
Keuchik Gampong Geunteng, Usman, menyampaikan apresiasi dan rasa bahagianya atas kehadiran para mahasiswa yang akan melakukan pengabdian di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat sangat membantu, terutama dalam upaya pemulihan pascabencana.
“Kami sangat berbahagia dan menyambut dengan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa di Gampong Geunteng. Kehadiran mereka tentu sangat membantu masyarakat kami,” ujar Usman. Minggu (8/2/2026).
Ia juga berpesan agar seluruh mahasiswa selama melaksanakan kegiatan pengabdian tetap menjaga norma dan aturan syariat Islam, menghormati adat istiadat setempat, serta menjauhi segala bentuk perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kegiatan, Fachrizal Ambia, dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) FKIP USK, menyampaikan bahwa pihaknya secara resmi menitipkan dan mempercayakan para mahasiswa kepada Pemerintah Gampong Geunteng selama pelaksanaan kegiatan.
“Kami mengantarkan sekaligus menitipkan adik-adik mahasiswa kepada Bapak Keuchik dan masyarakat Gampong Geunteng. Kami berharap Bapak Keuchik dapat membimbing dan mengarahkan anak-anak kami agar dapat berkontribusi dan membantu masyarakat selama kegiatan pengabdian berlangsung,” ujarnya.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 20 hari dengan mengusung tema “Penerapan Kompor Tekanan Tinggi Berbahan Bakar Minyak Jelantah dan Larutan Pembersih Kerak Hemat Air sebagai Solusi Energi dan Efisiensi Produksi Usaha Masyarakat Terdampak Bencana.”
Program ini diikuti oleh 50 mahasiswa lintas fakultas di lingkungan Universitas Syiah Kuala yang berada di bawah naungan UKM Taekwondo USK, serta didukung oleh tim pengabdian lintas fakultas, yakni Dr. drh. Hamny, drh. Daniel, drh., drh. Lailia Dwi Kusuma Wardhani, dan Dr. Frengki, dari Fakultas Kedokteran Hewan, serta Ir. Muhammad Resthu, dari Fakultas Pertanian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan masyarakat gampong dalam menghadirkan solusi teknologi tepat guna yang mendukung pemulihan ekonomi dan kemandirian masyarakat terdampak bencana. (*)



