Rabu, Januari 28, 2026
spot_img
BerandaAcehKarhutla Hanguskan 17 Hektare Lahan di Aceh Barat, Pemadaman Masih Berlangsung

Karhutla Hanguskan 17 Hektare Lahan di Aceh Barat, Pemadaman Masih Berlangsung

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat sejak Kamis (15/1/2026) hingga saat ini mencapai sedikitnya 17 hektare. Sementara upaya pemadaman masih terus dilakukan di beberapa titik.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), karhutla terjadi di Kecamatan Johan Pahlawan, Woyla, dan Meureubo. Di Kecamatan Johan Pahlawan, kebakaran melanda Gampong Lapang dan Gampong Suak Raya.

Sementara di Kecamatan Woyla api muncul di Gampong Aron Baroh, serta di Kecamatan Meureubo meliputi Gampong Alue Peunyareng dan Pasi Aceh Tunong.

Plt Kepala Pelaksana BPBA, Fadmi Ridwan, menyebutkan luas lahan terbakar terbesar berada di Gampong Suak Raya sekitar 7,5 hektare, disusul Ujong Beurasok di Gampong Lapang sekitar 4,5 hektare, Suak Nie sekitar 3 hektare, Gampong Alue Peunyareng sekitar 1 hektare, Aron Baroh sekitar 0,5 hektare, serta Pasi Aceh Tunong sekitar 0,5 hektare.

“Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun dapat dipastikan tidak ada korban jiwa, pengungsi, maupun warga terdampak akibat kejadian tersebut,” ujar Fadmi, Selasa (27/1/2026).

Meski tidak menimbulkan korban, petugas tetap melakukan langkah antisipasi dengan membagikan masker kepada masyarakat dan sejumlah sekolah di sekitar lokasi yang terdampak asap.

Upaya pemadaman dilakukan sejak awal kejadian dengan menurunkan tim Pusdalops ke lapangan menggunakan dukungan drone, kendaraan operasional, mesin pompa air, selang, serta ATV.

Penanganan dilakukan secara bertahap sejak Jumat (16/1) dengan melibatkan BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, KPH IV, Manggala Agni, serta masyarakat setempat.

BPBD melaporkan api telah berhasil dipadamkan di sejumlah lokasi, di antaranya Gampong Aron Baroh dan Gampong Alue Peunyareng. Sementara itu, pemadaman di Gampong Suak Raya dan Suak Nie masih terus dilakukan untuk memutus penjalaran api yang mengarah ke permukiman warga dan jalan raya.

BPBD Aceh Barat memastikan pemantauan akan terus dilakukan hingga seluruh titik api benar-benar padam dan kondisi dinyatakan aman. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER