Kamis, Januari 22, 2026
spot_img
BerandaAcehTito Karnavian Minta Percepat Pembangunan Huntara

Tito Karnavian Minta Percepat Pembangunan Huntara

Aceh Utara (Waspada Aceh) – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, meminta kepada pihak terkait untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir yang berada di Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara.

Hal itu disampaikan Tito Karnavian yang merupakan Menteri Dalam Negeri, saat mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (22/1/2026).

Dalam kunjungan itu, Tito Karnavian didampingi kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, Bupati Aceh Utara H Ismail A Jali (Ayahwa), dan unsur Forkopimda Aceh.

Menurut Tito, percepatan pembangunan Huntara supaya tidak banyak lagi korban banjir yang tinggal di tenda pengungsian. Para korban banjir ini juga punya pilihan lain.

Jika tidak sabar menunggu selesai hunian sementara, juga diberikan Dana Tunggu Hunian (DTH) dari BNPB untuk tiga bulan dengan besaran Rp600 ribu per KK/per bulan, dan bisa tinggal di rumah keluarga atau sewa rumah.

“Selain itu, bantuan anggaran Kementerian Sosial untuk lauk-pauk sebesar Rp15 ribu per orang per hari selama tiga bulan. Ada juga bantuan untuk pemulihan perabotan senilai Rp3 juta, dan Rp5 juta untuk stimulan ekonomi per KK dari Kemensos,” kata Tito.

Dalam kesempatan itu, Tito Karnavian meminta kepada Bupati Aceh Utara segera mengumpulkan para camat untuk dilakukan pendataan penerimanya secara detail agar tepat sasaran. Artinya, harus betul-betul disalurkan kepada korban terdampak banjir, karena ini uang negara.

“Ada juga program yang dibiayai oleh BNPB berupa bantuan rumah, dan dari Kemensos yang disalurkan uang untuk orangnya atau korban banjir tersebut. Jadi, saya kira ini yang harus dipercepat,” ungkap Tito.

Tito Karnavian, menyatakan Aceh Utara termasuk paling parah diterjang banjir khususnya di pedalaman. sudah hampir dua bulan d Kecamatan Langkahan hingga saat ini masih banyak bekas lumpur di pekarangan rumah maupun kebun warga.

“Untuk saat ini sudah ada kemajuan dibandingkan sebelumnya ketika meninjau langsung ke Gampong Geudumbak, Kecamatan Langkahan pada 30 Desember 2025. Saya melihat akses jalan sudah terbuka setelah beberapa waktu lalu tertimbun lumpur akibat banjir bandang,” pungkasnya (*).

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER