Kamis, Januari 15, 2026
spot_img
BerandaAcehKastaf Kepresidenan Qodari Serahkan Water Purifier Kepada Warga Terdampak Bencana Aceh Timur

Kastaf Kepresidenan Qodari Serahkan Water Purifier Kepada Warga Terdampak Bencana Aceh Timur

Aceh Timur (Waspada Aceh) – Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Muhammad Qodari mengunjungi warga terdampak banjir di Dusun Karang Kuda, Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Rabu (14/1/2026).

Kunjungan kerja Kastaf Qodari ini untuk meninjau langsung kondisi warga pascabanjir serta menyerahkan bantuan peralatan pendukung pemulihan lingkungan permukiman.

Qodari menyerahkan bantuan water purifier untuk penyediaan air siap minum bagi warga terdampak. Water purifier berfungsi menyaring air dari sumber yang tersedia agar aman dikonsumsi, terutama di kondisi darurat ketika akses air minum terganggu akibat banjir dan kerusakan infrastruktur.

Menurut Qodari, mereka menyampaikan dukungan bantuan untuk water purifier atau penyulingan air, yang menjadi salah satu kebutuhan pokok di daerah itu. Sebab untuk mendapatkan air, warga harus berjalan 12 kilometer.

“Dengan adanya water purifier ini, insyahallah segera terpenuhi kebutuhan air minum, dengan kapasitas 3.000 liter per hari. Alhamdulilah airnya bisa langsung diminum,” kata Qodari kepada media di hadapan warga Dusun Karang Kuda.

Qodari mengatakan Kantor Staf Presiden (KSP) menyiapkan beberapa water purifier untuk tempat-tempat yang paling membutuhkan.

“Kami terima kasih kepada Pak Kapolda Aceh (Irjen Pol Marzuki Ali Basa) yang menyarankan water purifier ini, dan mendengarkan pernyataan dari Pak Kepala Dusun, ternyata betul-betul yang diberikan ini memang relevan dengan situasi dan kondisi warga di sini,” tutur Qodari.

KSP mendapat informasi keperluan tempat, dan jenis bantuan water purifier berdasarkan masukan, saran dan pantauan dari Kapolda Aceh.

Qodari dengan Kapolda dan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky, sudah mencoba sendiri air minum hasil water purifier.

“Enak rasanya, ada manis-manisnya, kayak iklan. Airnya sudah diperiksa secara aspek medis, aspek kesehatan, dan hasilnya baik. Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh warga di sini,” kata Qodari.

Hadir juga dalam kunjungan Kastaf Kepresidenan, antara lain Anggota Fraksi Partai Golkar DPRK Aceh Timur, Afrahurriza (Dek Da), Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, dan Anggota Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana BNPB, Isroil Samihardjo.

Kastaf Qodari dan Bupati Alfarlaky telah membicarakan rencana besar untuk membangun hunian sementara dan hunian tetap untuk warga terdampak bencana di Aceh Timur termasuk untuk warga Desa Bunin yang tergolong parah dampaknya.

“Ada permasalahan lahan yang harus diselesaikan, ada dengan swasta dan BUMN, tadi sudah dicatat. Akan kami sampaikan kepada pihak Kementerian/Lembaga yang relevan, termasuk BUMN,” ujar Qodari.

Qodari juga akan menyampaikan masalah penanganan bencana di Aceh Timur pada rapat besar Satgas Penanganan Bencana Sumatra yang diagendakan besok Kamis (15/1/2026). “Segera kami sampaikan secara langsung kepada Pak Tito (Mendagri yang ditunjuk Presiden sebagai memimpin Satgas),” pungkas Qodari.

Bupati Alfarlaky menyampaikan terima kasih atas bantuan mesin penyulingan air siap minum yang diberikan KSP. “Terima kasih bantuannya, termasuk alat pembersih berupa pompa apung dan dapur umum yang disediakan Polri, agar cepat pulih kembali, khususnya Aceh Timur” kata Alfarlaky.

Kepala Dusun Karang Kuda Rizky Ariga juga menyampaikan terimakasih kepada Kastaf Kepresidenan Muhammad Qodari, atas bantuan mesin untuk air minum. “Ini sangat bermanfaat, karena selama ini untuk memenuhi kebutuhan air minum, kami harus beli 12 kilometer dari kampung ini,” ujar Rizky. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER