Kamis, Januari 1, 2026
spot_img
BerandaAcehMasjid Runtuh Diterjang Banjir, Warga Sukajadi Berharap Bisa Bangun Mushalla Sebelum Ramadhan

Masjid Runtuh Diterjang Banjir, Warga Sukajadi Berharap Bisa Bangun Mushalla Sebelum Ramadhan

Aceh Tamiang (Waspada Aceh) – Masjid satu-satunya di Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, hancur dan runtuh ke bibir sungai setelah diterjang banjir bandang pada November 2025.

Kepala Desa atau Datok Penghulu Sukajadi, Zainal Abidinsyah, menyampaikan hal ini kepada Waspadaaceh.com yang mengunjungi desa tersebut pada Selasa (30/12/2025).

Dengan Ramadhan yang akan tiba dalam bulan depan, warga menginginkan pembangunan mushalla darurat untuk melaksanakan ibadah shalat lima waktu dan tarawih.

“Walau ada rencana membangun kembali masjid dari pemerintah, itukan prosesnya lama. Sementara bulan depan sudah masuk Ramadhan. Jadi kami ingin dibangun dulu mushalla untuk mengejar bulan Ramadhan,” ujar Zainal didampingi Reza, koordinator posko pengungsian.

Warga telah bersedia menyediakan tanah untuk mushalla, namun membutuhkan bantuan untuk pembangunannya.

Desa Sukajadi yang memiliki sekitar 350 kepala keluarga (KK) mengalami kerusakan parah; hampir seluruh rumah hancur dan hanya tinggal tapak, kecuali sebagian kecil yang berlokasi di tempat tinggi. Sebagai salah satu desa terdampak paling parah akibat banjir bandang, keselamatan warga terjaga berkat pemahaman mereka tentang mitigasi bencana.

“Sebelum air naik tinggi, warga sudah mengungsi ke arah atas, sehingga semua selamat,” lanjut Zainal.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir bandang di Aceh Tamiang pada November 2025 disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, menyebabkan sungai melebihi batas aman.

Sebanyak 12 desa di Kabupaten Aceh Tamiang terdampak, dengan kerusakan infrastruktur dan rumah tinggal mencapai ratusan unit.

Pemerintah daerah telah mengeluarkan pernyataan akan memberikan bantuan bahan bangunan untuk infrastruktur agama darurat, namun proses pendistribusian masih dalam tahap koordinasi. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER