Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat pemenuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) industri guna mendukung kelancaran operasional berbagai layanan publik di Aceh yang terdampak banjir dan pemadaman listrik.
Kondisi darurat menyebabkan sejumlah fasilitas esensial, termasuk perbankan, mengandalkan BBM industri sebagai sumber energi alternatif untuk memastikan operasional tetap berjalan. Pertamina Patra Niaga melakukan percepatan koordinasi serta penyaluran BBM industri ke titik-titik yang membutuhkan agar layanan penting tetap dapat diakses masyarakat.
Sales Area Manager Industry Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Difa Fajrudin Said, menjelaskan bahwa dukungan energi merupakan faktor penting dalam menjaga layanan publik tetap beroperasi.
“Dalam situasi bencana, pemenuhan BBM Industri menjadi prioritas agar fasilitas vital tetap berjalan. Kami memastikan penyaluran dilakukan tepat waktu sesuai kebutuhan di lapangan,” ungkap Difa.
Sejumlah lembaga pengguna energi cadangan, termasuk sektor perbankan yang terdampak, merasakan manfaat dari percepatan suplai tersebut. BSI Aceh menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pertamina Patra Niaga.
“Dukungan suplai BBM Industri ini membuat layanan kami tetap berjalan sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan keuangan di tengah kondisi darurat,” demikian pernyataan resmi BSI Aceh, diterima Waspadaaceh.com, Kamis (4/12/2025).
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan suplai BBM Industri selama masa pemulihan di Aceh, sebagai bagian dari upaya memastikan stabilitas layanan publik dan keberlangsungan aktivitas masyarakat. (*)



