Kamis, Januari 22, 2026
spot_img
BerandaBeritaIndonesia Jadi Negara Pertama Miliki Lahan di Makkah, Prabowo: Terobosan Layanan Haji

Indonesia Jadi Negara Pertama Miliki Lahan di Makkah, Prabowo: Terobosan Layanan Haji

Jakarta (Waspada Aceh) – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan keberhasilan diplomasi Indonesia dengan Pemerintah Arab Saudi yang untuk pertama kalinya memberikan izin kepemilikan lahan kepada negara asing di Kota Suci Makkah. Indonesia menjadi negara pertama yang mendapat izin tersebut.

“Pemerintah Arab Saudi akhirnya saya datangi beberapa kali, saya lobi terus. Untuk pertama kali dalam sejarah diizinkan negara asing memiliki tanah di Kota Suci. Undang-undangnya bahkan diubah khusus untuk kita,” kata Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, seperti dikutip Waspadaaceh.com, Rabu (22/10/2025), dari situs Setpres RI.

Prabowo menyebut kawasan itu akan dinamakan Kampung Indonesia di Makkah dan berada di lokasi strategis, termasuk yang berdekatan dengan Masjidil Haram. Kawasan ini akan menjadi pusat layanan terpadu bagi jemaah haji Indonesia.

“Berarti nanti fasilitasnya kita atur sendiri. Makan, penginapan, semuanya kita kelola supaya tidak ada lagi kekurangan atau kekecewaan dari jemaah,” ujarnya.

Presiden juga menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan pembentukan Kementerian Haji Indonesia, yang dibentuk untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi yang memiliki struktur serupa. “Kita mendirikan Kementerian Haji atas permintaan pemerintah Arab Saudi, karena urusan haji mereka ditangani langsung oleh Menteri Haji,” kata Prabowo.

Menurutnya, hasil dari pembentukan kementerian baru itu sudah terlihat. Pemerintah berhasil menurunkan biaya penyelenggaraan haji dan mempercepat masa tunggu keberangkatan dari 40 tahun menjadi sekitar 26 tahun.

“Alhamdulillah, biaya haji sudah bisa turun dan saya minta efisiensi terus dilakukan dengan pelaksanaan yang bersih,” ujarnya

Presiden menegaskan, kepemilikan lahan di Makkah ini merupakan terobosan penting yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia serta memperkuat posisi diplomatik Indonesia di Tanah Suci. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER