Aceh Utara (Waspada Aceh) – Mayat bocah laki-laki, M. Farhat Zulkifli (5 tahun), yang dilaporkan tenggelam di sungai atau Krueng Pase Gampong Mesjid Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terapung di perairan Lhokseumawe, Selasa siang (25/2/2025).
Seperti diketahui, anak dari pasangan Zulkifli dan Wellina, warga Gampong Mesjid, dilaporkan tenggelam pada Sabtu, 15 Februari 2025 lalu. Korban tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di bantaran sungai (Krueng) Pase yang berada di belakang rumahnya.
Informasi yang dihimpun waspadaaceh.com di lapangan, mayat bocah tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang melaut dengan boat KM Jeddah pada jarak sekitar 5 mil dari bibir pantai Ujung Blang. Kemudian temuan tersebut dilaporkan kepada Panglima Laot Lhok Pusong, Kaharuddin, yang kemudian meneruskan laporan itu ke Satuan Polairud Polres Lhokseumawe.
Sekitar pukul 14.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Lhokseumawe, BKO Dit Polairud Polda Aceh, dan SAR Kota Lhokseumawe, SAR Aceh Utara, berangkat ke lokasi menggunakan rubber boat milik Sat Polairud. Pada pukul 15.34 WIB, mayat tersebut berhasil dievakuasi ke TPI Pusong dan selanjutnya dibawa ke RSUD Cut Meutia Aceh Utara untuk visum
Setelah divisum, jenazah langsung dimandikan dan disucikan untuk keperluan fardhu kifayah sebelum dibawa pulang ke rumah duka dengan mengunakan mobil ambulans PMI Lhokseumawe. Jenazah disambut isak tangis keluarga dan warga setempat.
Setelah shalat Magrib sekitar pukul 19.15 WIB, langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) gampong setempat, yang disaksikan oleh ratusan masyarakat setempat dan sekitarnya.
Keuchik Gampong Mesjid, T Hamdani, mengucapkan terima kasih kepada warga dan tim relawan penyelam yang telah selama ini melakukan pencarian korban dengan menyisir sungai sejak hari pertama tenggelam hingga hari ke sepuluh.
“Selama ini pencarian intensif selama 10 hari yang dilakuakn masyarakat dan relawan di aliran sungai, tapi belum membuahkan hasil. Alhamdullah di hari kesebelas jasad korban ditemukan di perairan laut Lhokseumawe,” pungkasnya. (*)